Haji 2026
Tak Bisa Sentuh Hajar Aswad? Simak Doa dan Tata Cara Tawaf saat Haji
Umat Islam disunnahkan untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad ketika memulai tawaf sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”
Doa ini dibaca setiap kali melewati Hajar Aswad pada setiap putaran tawaf. Bacaan tersebut menjadi tanda dimulainya putaran tawaf sambil mengingat kebesaran Allah SWT.
4. Mulai Mengelilingi Ka’bah
Setelah membaca takbir, jamaah mulai berjalan mengelilingi Ka’bah dengan arah berlawanan jarum jam sehingga posisi Ka’bah selalu berada di sebelah kiri.
Tawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran penuh.
Selama tawaf, jamaah dianjurkan tetap tenang, menjaga adab, memperbanyak zikir dan doa, serta tidak saling dorong dengan jamaah lain.
5. Berlari Kecil pada Tiga Putaran Pertama
Khusus jamaah laki-laki yang melakukan tawaf qudum atau tawaf umrah, disunnahkan berjalan cepat atau berlari kecil (raml) pada tiga putaran pertama.
Setelah tiga putaran selesai, empat putaran berikutnya dilakukan dengan berjalan biasa.
Sementara bagi perempuan, tawaf dilakukan dengan berjalan normal sejak awal hingga akhir.
6. Membaca Doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad
Saat melewati area antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, jamaah dianjurkan membaca doa:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Doa ini menjadi salah satu doa yang paling sering dibaca saat tawaf karena mencakup permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
7. Tidak Ada Doa Khusus di Setiap Putaran
Dalam tawaf sebenarnya tidak ada ketentuan doa tertentu yang wajib dibaca di setiap putaran.
Jamaah bebas membaca doa apa saja sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.
Bisa dengan berzikir, membaca Al-Qur’an, bershalawat, beristighfar, atau memanjatkan doa pribadi kepada Allah SWT.
Karena itu, jamaah tidak perlu bingung jika tidak hafal doa-doa panjang selama tawaf.
8. Menyelesaikan Tujuh Putaran Tawaf
Tawaf selesai setelah jamaah menyempurnakan tujuh putaran penuh dan kembali berada di titik Hajar Aswad.
Jamaah dianjurkan memastikan jumlah putaran tidak kurang maupun lebih agar tawaf sah sesuai ketentuan ibadah.
9. Salat Sunnah Dua Rakaat di Belakang Maqam Ibrahim
Setelah tawaf selesai, jamaah disunnahkan menuju Maqam Ibrahim sambil membaca ayat:
وَاتَّخِذُوا مِنْ مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Wattakhidzu min maqami Ibrahima mushalla
Artinya: “Jadikanlah Maqam Ibrahim sebagai tempat salat.”
Kemudian jamaah melaksanakan salat sunnah dua rakaat. Pada rakaat pertama dianjurkan membaca Surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, sedangkan rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
Jika area Maqam Ibrahim penuh, salat bisa dilakukan di tempat lain di area Masjidil Haram.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Rahasia Panjang Umur Mbah Ropingi yang Naik Haji di Usia 103 Tahun, Sehari-hari Masih Berkebun |
|
|---|
| Jemaah Haji Bisa Kirim Oleh-oleh dari Makkah ke Indonesia, Segini Tarifnya |
|
|---|
| Kisah Nafesa Aryasatya, Jemaah Haji Termuda Bondowoso 2026 Bawa Mimpi Jadi Tentara |
|
|---|
| 1.312 Jemaah Haji Banyuwangi Diberangkatkan dalam 5 Kloter, Jemaah Tertua Berusia 103 Tahun |
|
|---|
| Bupati Bondowoso Lepas 548 Calon Jemaah Haji Kloter 85 dan 86, Titip Doa untuk Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-jemaah-haji-di-Masjidil-Haram-Makkah-ilustrasi-haji-ilustrasi-kabah.jpg)