Haji 2026

Tak Bisa Sentuh Hajar Aswad? Simak Doa dan Tata Cara Tawaf saat Haji

Umat Islam disunnahkan untuk mencium atau menyentuh Hajar Aswad ketika memulai tawaf sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
HAJAR ASWAD - Jemaah haji sudah mulai memadati Masjidil Haram Makkah, Selasa (13/6/2023). Simak doa ketika tak bisa menyentuh hajar aswad. 

Peristiwa tersebut menjadi salah satu bukti kebijaksanaan Rasulullah SAW bahkan sebelum beliau diangkat menjadi nabi.

Hingga kini, Hajar Aswad tetap menjadi bagian penting dari Ka'bah dan selalu dipenuhi jamaah yang ingin mendekat, menyentuh, atau menciumnya saat melaksanakan tawaf.

Tata Cara Tawaf Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Mengutip buku Manasik Haji dan Umrah oleh Kementerian Haji dan Umrah serta laman Muhammadiyah, berikut tata cara tawaf sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.

1. Mempersiapkan Pakaian Ihram
Sebelum memulai tawaf, jamaah laki-laki disunnahkan melakukan idhthiba’, yaitu membuka pundak kanan.

Caranya dengan meletakkan kain ihram bagian tengah di bawah ketiak kanan, lalu kedua ujung kain disampirkan ke pundak kiri sehingga pundak kanan terbuka.

Cara ini dilakukan khusus saat tawaf umrah atau tawaf qudum sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Sementara bagi perempuan, pakaian ihram tetap menutup aurat seperti biasa.

“Dari Ibnu Abbas (Diriwayatkan) sesungguhnya Rasulullah saw, dan para sahabatnya umrah dari Ji’ranah, lalu mereka berlari-lari kecil di Baitullah dan mereka buat rida (selendang) mereka di bawah ketiak kanan mereka lalu menyampirkan ujungujungnya di atas pundak kiri mereka.” (HR. Abu Dawud).

2. Memulai Tawaf dari Hajar Aswad
Tawaf dimulai dari sudut Hajar Aswad. Saat sampai di titik ini, jamaah dianjurkan menghadap ke Hajar Aswad terlebih dahulu.

Jika memungkinkan dan situasi tidak terlalu padat, jamaah dapat mencium Hajar Aswad secara langsung.

Jika tidak bisa, cukup menyentuhnya dengan tangan lalu mencium tangan tersebut. Bila tetap sulit mendekat, jamaah bisa memberi isyarat dengan tangan dari kejauhan tanpa memaksakan diri.

Hal ini tetap termasuk menjalankan sunnah dan lebih baik daripada membahayakan diri sendiri maupun jamaah lain.

“Dari Abis bin Rabi’ah (diriwayatkan) ia berkata: aku melihat Umar ra. datang kepada Hajar Aswad seraya berkata: Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau itu batu, andaikata aku tidak melihat Rasulullah SAW mengecup engkau, pastilah aku segan mengecupmu. Kemudian ia mendekat lalu mengecupnya.” (HR al-Bukhari).

3. Membaca Takbir di Hajar Aswad
Ketika berada di depan Hajar Aswad, jamaah disunnahkan membaca takbir:

 بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ
Bismillahi wallahu akbar

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved