DLH Pasuruan Percantik Bundaran Nusa Dua Gempol, Akses Utama Kini Lebih Nyaman

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Nur Kholis mengatakan, penataan taman merupakan bagian dari komitmen pemkab

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Galih Lintartika
BERSIH - Petugas DLH Kabupaten Pasuruan saat melakukan pembersihan dan penataan taman Bundaran Nusa Dua Gempol. 
Ringkasan Berita:
  • DLH Kabupaten Pasuruan menata ulang taman Bundaran Nusa Dua di Gempol.
  • Perbaikan meliputi pemangkasan pohon, penataan bunga, dan pembersihan area.
  • Penataan bertujuan mempercantik kawasan sekaligus menjaga fungsi ekologis.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan melakukan penataan taman di Bundaran Nusa Dua.

Langkah ini dilakukan untuk mempercantik wajah kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan yang melintas.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas terlihat merapikan tanaman, memangkas pepohonan, serta menata ulang hamparan bunga dan rumput hias di area bundaran.

Beberapa jenis tanaman hias ditata ulang agar tampak lebih rapi dan serasi, sementara elemen taman yang kurang terawat dibersihkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan Nur Kholis mengatakan, penataan taman merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ruang terbuka hijau sekaligus membuat indah kawasan strategis.

Baca juga: Asal-usul Masjid Muhammad Cheng Hoo Pasuruan, Ikon Religi Bernuansa Tionghoa di Jalur Trans Jawa

Titik Vital Akses Masyarakat

“Bundaran Nusa Dua ini merupakan salah satu titik yang cukup vital dan menjadi akses utama masyarakat. Karena itu, kami lakukan penataan agar lebih rapi, indah, dan nyaman dipandang,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, perawatan taman dilakukan secara berkala, terutama di titik-titik yang menjadi wajah kota atau berada di jalur utama.

Selain penataan tanaman, DLH juga memastikan kebersihan area tetap terjaga.

Baca juga: Anggota Dewan Ingatkan Tidak Perlu Ada Aksi Sweeping Warung Makan di Pasuruan selama Ramadan

Nur Kholis menambahkan, penataan ruang terbuka hijau tidak hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga pada fungsi ekologis.

Keberadaan taman kota dinilai penting untuk menjaga kualitas udara serta memberikan ruang hijau di tengah aktivitas perkotaan.

“Kami ingin ruang terbuka hijau di Kabupaten Pasuruan tetap terawat dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi keindahan maupun lingkungan,” jelasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved