Gubernur Jatim Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke 13 Negara

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan

Tayang:
Editor: Sudarma Adi
Istimewa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) bekerja di luar negeri di Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5). 

"Terima kasih, Pak Menteri. Support untuk Jatim sangat luar biasa. Kami mohon agar Pak Menteri dan Pak Dirjen selalu terus memberi penguatan untuk Jawa Timur. Matur nuwun," pungkas Gubernur Khofifah.

Di sisi lain,  Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyapa beberapa peserta baik secara daring maupun luring. Dirinya juga mendengarkan calon pekerja luar negeri itu unjuk kemampuan berbahasa asing sesuai negara tujuan.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan, pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur senantiasa menyiapkan putra-putri Indonesia untuk siap bekerja di berbagai negara. Persiapan dilakukan dnegan pemberian kursus hingga pelatihan bahasa asing yang sesuai dengan negara tujuan.

"Kami sejak awal menegaskan bahwa pendidikan itu tidak hanya terbatas pada belajar di sekolah, tapi juga belajar di lembaga-lembaga kursus. Dan mereka ini bekerja di sektor-sektor profesional dan juga telah memiliki kontrak dengan lembaga-lembaga resmi sehingga insya Allah mereka akan dapat bekerja dengan sebaik-baiknya," katanya.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengaku bangga. Pasalnya, setiap individu memiliki kemampuan bahasa, wawasan budaya, serta kesiapan untuk memasuki negara tujuan. Untuk itu, dirinya menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menjadi mitra dalam mewujudkan program dan aplikasi sistem di lapangan.

"Kami menyampaikan terima kasih pada Ibu Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Parawansa yang selama ini telah menjadi mitra penting kami dalam menyelesaikan program ini. Termasuk juga program-program yang beliau kembangkan di Jawa Timur sebagai terobosan inovasi-inovasi yang sangat sejalan, bahkan dalam beberapa hal melampaui apa yang telah kita lakukan untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," tuturnya.

Dalam kegiatan ini, Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin juga meluncurkan program kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) pada SMK.

Ini merupakan program yang dikembangkan pemerintah. Di mana, siswa-siswi dari program ini nantinya akan belajar seperti biasa selama 3 tahun di SMK sebelum menerima tambahan 1 tahun pelatihan untuk persiapan masuk dunia kerja baik di dalam maupun luar negeri.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved