Ramadan 2026

Cara Melatih Anak Puasa Ramadan Tanpa Dipaksa, Simak Penjelasan Dokter Anak

Masing-masing anak memiliki kemampuan berbeda-beda dalam hal menahan lapar dan haus ketika berpuasa

Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
PUASA - Ilustrasi, sejumlah warga di Kecamatan Maesan Bondowoso saat melakukan tadarus di hari pertama mereka berpuasa pada Selasa 17 Februari 2026.Menanamkan kebiasaan berpuasa pada anak di bulan Ramadan bisa dimulai sejak dini, tetapi harus melalui proses bertahap dan penuh kesabaran. 
Ringkasan Berita:
  • Secara medis tidak ada batas usia baku anak mulai puasa, tetapi umumnya usia 7–10 tahun bisa belajar bertahap.
  • Anak harus dalam kondisi sehat, bergizi baik, dan tidak memiliki penyakit kronis.
  • Latih puasa secara bertahap, perhatikan sahur, asupan gizi, cairan, dan aktivitas harian.

TRIBUNJATIM.COM -  Menanamkan kebiasaan berpuasa pada anak di bulan Ramadan bisa dimulai sejak dini, tetapi harus melalui proses bertahap dan penuh kesabaran.

Bagi anak-anak, puasa adalah pengalaman baru. Ketika perut mulai lapar atau tenggorokan terasa kering, wajar jika mereka mengeluh. Di balik itu, terdapat pembelajaran tentang kesabaran, pengendalian diri, keimanan, dan rasa syukur.

Kewajiban puasa sendiri tertuang dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang mewajibkan puasa bagi orang-orang beriman.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS Al-Baqarah: 183). 

Baca juga: Tak Bisa Salat Tarawih karena Bekerja? Begini Hukum dan Solusinya Menurut Fikih

Penjelasan Dokter Anak Soal Usia Ideal

Dokter Spesialis Anak di Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Solo, dr. MN Ardi Santoso, SpA, M.Kes, menjelaskan bahwa secara medis tidak ada batas usia baku anak boleh berpuasa.

"(sementara) Puasa penuh biasanya lebih siap dilakukan saat anak mendekati pubertas, tergantung kondisi fisik dan daya tahan," ujar dr Ardi kepada Tribunnews.com, Selasa (17/2/2026).

Secara umum, anak usia 7–10 tahun sudah bisa mulai belajar puasa secara bertahap, misalnya 3–4 jam terlebih dahulu, lalu meningkat menjadi setengah hari.

Yang terpenting, kata dr Ardi, kondisi anak harus sehat.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Gresik saat Ramadan 2026, Lengkap Beserta Waktu Imsak

"Yang terpenting anak sehat, status gizi baik, tidak ada penyakit kronis, dilakukan bertahap, tidak dipaksa," terangnya.

Hal ini juga sejalan dengan penekanan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menyebut kesiapan fisik dan status gizi sebagai faktor utama dalam aktivitas yang membatasi asupan makan dan minum.

Tips Agar Anak Tidak Mudah Lapar Saat Puasa

Agar anak lebih kuat menjalani puasa, orang tua perlu memperhatikan pola makan dan aktivitasnya. Berikut beberapa tips dari dr Ardi:

  • Sahur jangan dilewatkan
  • Pilih karbohidrat kompleks, seperti nasi atau roti gandum, bukan gula sederhana
  • Cukupi kebutuhan cairan saat malam hari
  • Pastikan anak tidur cukup
  • Hindari aktivitas fisik berat di siang hari
  • Latih puasa secara bertahap, tidak langsung penuh
  • Dengan pendekatan yang lembut dan bertahap, anak dapat belajar menjalankan puasa tanpa merasa terpaksa. Selain menjaga kesehatan fisik, momen ini juga menjadi sarana pendidikan spiritual yang penting bagi tumbuh kembang mereka.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved