Ramadan 2026
Puasa sebagai Sarana Membentuk Akhlak Mulia di Bulan Ramadan
Puasa Ramadan adalah satu cara bagaimana membentuk akhlak, mendidik akhlak agar menjadi akhlak yang mulia.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Arie Noer Rachmawati
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Pipit Maulidiya
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puasa Ramadan adalah satu cara bagaimana membentuk akhlak, mendidik akhlak agar menjadi akhlak yang mulia.
Kenapa puasa bisa membentuk akhlak yang mulia?
Karena akhlak itu terlihat dari apa yang dilakukan setiap hari.
Akhlak tercermin dalam sikap dan tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Farobi Agrom dari Lembaga Bahtsul Masail PCNU Surabaya menjelaskan, jika yang dipilih dan lakukan adalah hal-hal yang baik, maka yang tampak dalam diri adalah akhlak yang baik.
Sebaliknya, jika yang dilakukan adalah hal-hal yang buruk, maka yang terlihat juga akhlak yang buruk.
"Jadi, akhlak sebenarnya terbentuk dari kebiasaan kita dalam memilih dan melakukan kebaikan setiap hari," jelasnya, Kamis (27/2/2026).
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam diutus untuk menyempurnakan akhlak, innama buustu liutammima makarimal akhlak.
Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah ditanya oleh para sahabat, "Ya Rasul, ada seseorang yang ibadahnya itu baik, salatnya itu baik, puasanya itu baik, tetapi dia sering menyakiti hati keluarganya, dia sering menyakiti hati tetangganya, dia sering menyakiti teman-temannya'. Apa yang dijawab oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam? Hua finnar."
Orang yang seperti itu terancam untuk masuk ke dalam api neraka, nauzdubillah.
Baca juga: Ibu Menyusui Ingin Puasa? Simak Penjelasan Dokter soal Produksi ASI
Baca juga: Menghirup Asap Bakar Sate saat Puasa, Membatalkan atau Tidak? ini Penjelasan Ulama
Puasa Membentuk Akhlak Mulia
"Puasa yang kita laksanakan pada hari ini adalah untuk membentuk perilaku kita, untuk mendidik akhlak kita, bagaimana akhlak kita menjadi akhlak yang mulia," terangnya.
Karena akhlak di dalam umat Islam, di dalam agama Islam adalah suatu hal yang sentral, maka menurut pakar mengatakan 30 hari adalah waktu yang cukup untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan.
"Kalau sebelum bulan puasa perilaku kita buruk, akhlak kita buruk, maka dengan adanya puasa ini kebiasaan-kebiasaan buruk itu mari kita ganti dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik, kebiasaan-kebiasaan yang tidak melanggar aturan-aturan syariat Islam," jelasnya.
puasa
Ramadan
akhlak
Ustaz Farobi Agrom
Lembaga Bahtsul Masail
PCNU Surabaya
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Ramadan 2026
Ramadan 1447 H
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-doa-buka-puasa-Ramadan-dan-doa-sahur.jpg)