Jangan Remehkan Kekuatan Doa Ramadan
Unsur terpenting di dalam doa ialah permohonan agar Tuhan mau menerima kehaditan dirinya dan mau 'merangkul' dirinya.
Akhirnya kita berjarak dan semakin jauh dengan Tuhan.
Persis tukang minta-minta di depan pintu yang tidak akan pergi sebelum diberi dan akhirnya terpaksa diberi dengan harapan ia cepat pergi.
Ini jenis pemberian tanpa diiringi dengan cinta.
Boleh jadi penolakan doa berarti penerimaan diri kita kepada-Nya.
Artinya Tuhan Maha Tahu apa yang didoakan itu bermanfaat atau tidak bagi kita.
Jika Allah Sang maha Pencinta dan Maha tahu menganganggap jenis permohonan kita justru akan membahayakan kita, terutama menjauhkan kita dengan-Nya, maka Tuhan mengenyampingkan materi doa kita.
Persis sebagai seorang anak kecil yang meminta mainan berupa gelas kaca atau pisau kepada ibunya.
Penolakan permintaan itu bukan berarti tidak cinta tetapi sebaliknya karena sang ibu mencintai anaknya.
Kita tidak boleh salah paham terhadap Tuhan dengan penolakan doa kita.
Kita juga tidak boleh berpuas diri dengan pengabulan doa kita.
Boleh jadi rezki Allah turunkan ke bumi bersama kita tetapi kita tidak lagi pernah naik ke atas bersama-Nya.
Sebaliknya penolakan doa bisa berarti Tuhan ingin mengangkat diri kita ke hadirat-Nya dan sekaligus memperlihatkan betapa banyak yang jauh lebih indah dan lebih baik di sana yang tidak pernah kita minta.
Sehingga, sebanyak dan sebesar apapun permohonan kita jauh lebih indah dengan kenyataan yang ada di sana.
Orang yang sudah naik ke atas tidak perlu lagi rezki dan anugrah lainnya.
Seolah-olah ia melihat alangkah kecilnya pemohonan manusia disbanding dengan sesuatu yang diperoleh di sana.
Bahkan ia berkata, "Ambil saja syurga itu. Aku tidak memerlukan syurga itu karena aku sudah bersama dengan Sang Pencipta syirga".
Seolah-olah syurga dan neraka menjadi urusan orang awam.
Sedangkan orang-orang yang khawas sudah melewati kebutuhan tahapan itu.
| Pesan Sejuk Aktivis Muda Nahdliyin soal Muktamar NU: Harus Jadi Penyejuk dan Penuntun Umat |
|
|---|
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| PDI Perjuangan Kota Malang Buka Posko Mudik 24 Jam, Tersedia Tempat Ibadah hingga Ngopi Gratis |
|
|---|
| Kisah Pengusaha Kue Kering di Malang Panen Untung Jelang Lebaran, Omzet Tembus Puluhan Juta |
|
|---|
| Populer di Langit Meski Asing di Bumi: Mengenal Sosok Mukhlashin dan Keajaibannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Menteri-Agama-RI-Nasaruddin-Umar-dalam-artikel-Hikmah-Ramadan-Tribun-Jatim.jpg)