Lebaran 2026

Program KKN Unik, Mahasiswa Untag Surabaya Bantu Pemudik di Titik Transportasi

Melalui program tersebut, mahasiswa diterjunkan untuk membantu masyarakat selama arus mudik di sejumlah titik transportasi

|
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
BANTU PEMUDIK - Rektor dan pimpinan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) berfoto bersama mahasiswa yang diberangkatkan sebagai relawan mudik Lebaran 2026 di Kampus Merah Putih, Surabaya, Senin (16/3/2026). Para mahasiswa tersebut akan bertugas membantu pemudik di sejumlah titik transportasi seperti stasiun, terminal, dan pos pengamanan mudik selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran sebagai bagian dari program KKN tematik. 

Ringkasan Berita:
  • Untag Surabaya menghadirkan program KKN tematik sukarelawan mudik Lebaran 2026.
  • Sebanyak 17 mahasiswa diterjunkan di stasiun, terminal, dan pos pengamanan untuk membantu pemudik.
  • Kegiatan relawan ini dikonversikan sebagai nilai mata kuliah KKN dengan minimal 144 jam aktivitas.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag Surabaya) dengan konsep sukarelawan mudik Lebaran 2026.

Melalui program tersebut, mahasiswa diterjunkan untuk membantu masyarakat selama arus mudik di sejumlah titik transportasi.

Rektor Untag Surabaya, Dr Harjo Seputro mengatakan kegiatan ini melibatkan 17 mahasiswa yang secara sukarela menjadi relawan selama periode mudik Lebaran.

“Kami menempatkan relawan di stasiun, terminal Surabaya, serta beberapa pos pengamanan yang ditunjuk oleh instansi terkait,” katanya, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Macet saat Mudik, Anggota DPR RI Desak Pemerintah Tambah Dermaga di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

Mahasiswa Bantu Pemudik di Titik Transportasi

Menurutnya, para mahasiswa akan membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, terutama di titik-titik transportasi yang ramai pemudik. Mereka di antaranya bertugas membantu mengarahkan penumpang serta memberikan informasi terkait perjalanan.

Kegiatan sukarelawan ini juga akan dikonversikan sebagai nilai mata kuliah KKN bagi para mahasiswa yang terlibat. Untuk mendapatkan konversi tersebut, mahasiswa diwajibkan memenuhi minimal 144 jam aktivitas selama masa penugasan.

“Mahasiswa harus memenuhi minimal 144 jam aktivitas untuk dikonversikan sebagai mata kuliah KKN,” jelasnya.

Baca juga: Mau Mudik Lebaran Naik Kapal, Asep Malah Kehilangan Rp 2,5 Juta karena Ulah Ipin Calo Tiket

Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, J Subekti, menambahkan program tersebut merupakan inovasi kegiatan akademik sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Inovasi Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat

Menurutnya, Untag Surabaya memiliki budaya organisasi bernama Pertiwi yang mencakup nilai patriotisme, etika profesi, ramah lingkungan, transparansi, toleransi, integritas, wawasan global, dan inovasi.

“Nah, inovasi ini yang harus dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan akademik. KKN adalah salah satu mata kuliah yang harus menghadirkan hal baru bagi masyarakat,” ujar Subekti.

Ia menambahkan, kehadiran mahasiswa di titik-titik transportasi diharapkan dapat membantu masyarakat yang kerap terburu-buru saat mudik.

“Masyarakat yang mudik biasanya serba terburu-buru dan panik. Di situlah mahasiswa Untag hadir untuk membantu mereka,” katanya.

Program sukarelawan mudik ini berlangsung selama periode H-5 hingga H+5 Lebaran, yakni 16 hingga 27 Maret 2026. Selain membantu pemudik secara langsung, para mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan pelayanan mudik bersama di Jawa Timur.

Salah satu mahasiswa sukarelawan, Jennifer Theresia Paat, mengaku senang dapat terlibat dalam program tersebut. Ia mengatakan tugas relawan di antaranya membantu mengarahkan masyarakat di terminal maupun lokasi transportasi lainnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved