KPU Magetan Manfaatkan Jalak Lawu Undi Nomor Urut Paslon Bupati

Pemanfaatan ikon Jalak Lawu (Si Jalu) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan pada pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon)

KPU Magetan Manfaatkan Jalak Lawu Undi Nomor Urut Paslon Bupati
Surya/Doni Prasetyo
Si Jalak Lawu (Jalu) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan, mengantar telur yang berisi nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Magetan yang akan menjadi peserta di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018 mendatang. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Pemanfaatan ikon Jalak Lawu (Si Jalu) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan pada pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Magetan membuat acara tersebut menjadi segar.

Kecuali itu, ikon Si Jalu, menjadi pendingin antar pendukung Paslon masing masing.

"Acara pengundian nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati bisa lancar dan segar, karena bantuan Si Jalu. Sebenarnya, ada fragmen satu babak untuk mendukung Si Jalu. Tapi mengingat waktu tidak memungkinkan, pragmen itu dihilangkan," kata Ketua KPU Hendrad Subyakto kepadaTribunjatim.com, seusai membuka acara itu, Selasa (13/2/2018).

Disebutkan Hendrad, untuk undian nomor urut yang berhasil diperoleh masing masing paslon, yakni nomor urut 1, Suyatni Priyasmara dan Nirwakid, 2 Mirathul Mukminin dan Joko Suyono, 3. Suprawoto dan Ny Nanik Endang Rusminiarti.

"Tiga hari sejak diberikan nomor urut ini, tanggal 15 Februari 2018 sampai 23 Juni 2018, paslon masing masing sudah bisa kampanye, panjang rangkaian kampanyenya," jelar Hendrad Subyakto.

Baca: Densus 88 Geledah Rumah Warga Banyuwangi, Inilah Pemiliknya

Dikatakan Hendrad, jadwal kampanye ada pengaturan dari KPU, setelah ini akan dibahas dengan Tim Kampanye masing masing Paslon Bupati dan Wakil Bupati berkaitan dengan jadwal, atau mengikuti hari, atau mengikuti zona.

"Tapi kelihatanya berdasarkan rapat rapat pembahasan di awal, jadwal kampanye menghendaki zona. Kalau mengikuti zona bisa kampanye setiap hari, sesuai zona yang sudah disepakati,"ujar Hendrad, yang pengusaha tebu ini.

Selain itu, lanjut Hendrad, masing masing Paslon Bupati dan Wakil Bupati harus punya akun media sosial (medsos) yang segera diserahkan ke KPU dengan ditembusi ke Penitia Pengawasan (Panwas) Kabupaten Magetan.

Baca: Seorang Bapak di Sumenep ini Tega Cabuli Anak Gadisnya Sebanyak 10 kali

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help