Sebelum Gantung Diri, Fachtur Sering Berhalusinasi

Fachtur Rohman alias Untung (36), seorang satpam yang bekerja di Jalan Papandayan, Kota Malang

Sebelum Gantung Diri, Fachtur Sering Berhalusinasi
Surya/Benni Indo
Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta saat memeriksa sejumlah barang di sekitar lokasi gantung diri, Rabu (14/2/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Fachtur Rohman alias Untung (36), seorang satpam yang bekerja di Jalan Papandayan, Kota Malang diketahui sering berhalusinasi. Hal itu diungkapkan Edi (32), rekan Fachtur yang juga bekerja di Perumahan Jalan Papandayan, Kecamatan Klojen.

"Saya mengenal betul korban, dia security dan saya sopir di perumahan itu. Dia sering bilang ada yang mengikuti, seperti orang setres," ungkap Edi, Rabu (14/2/2018).

Fachtur sering berhalusinasi sebelum cerai dengan istrinya. Bahkan, menurut Edi, halusinasi itu yang mengakibatkan perceraian dengan istrinya beberapa tahun lalu.

"Dia jadi satpam empat tahunan ini, tapi cerai-nya sudah lama karena Fachtur sering melakukan KDRT kalau halusinasinya kumat," imbuhnya.

Baca: Diduga Stres, Pemuda Sukun Kota Malang ini Tewas Gantung Diri

Setelah perceraian itu, lanjut dia,Fachtur selalu merasa menyesal dan terbayang - bayang seorang anaknya yang saat ini dibawa istrinya.

"Dia cerita kalau mantan istri sudah nikah lagi dan tinggal di Magetan. Anaknya dibawa istrinya,"paparnya.

Masih oleh Edi, , sejak itulah Fachtur sering berualng kali berkata ingin melakukan upaya bunuh diri. Teman-temannya sempat berupaya menenangkan agar Fachtur tidak bunuh diri.

Baca: Fachri Albar Terjerat Narkoba, Intip Nih Potret Istrinya yang Selalu Awet Muda

"Dia sering mau bunuh diri, tapi tidak jadi. Saya komunikasi terakhir kemarin sore di WA. Dia minta dicarikan kyai karena seringnya berhalusinasi. Tapi barusan dengar info dia sudah bunuh diri," jelasnya. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help