Pesawat Lion Air Jatuh

Alviani Pramugari Lion Air JT 610 Asal Madiun Dikenal Jago Bahasa Inggris

Alviani Hidayatul Solikha, pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang dikenal jago bahasa Inggris.

Alviani Pramugari Lion Air JT 610 Asal Madiun Dikenal Jago Bahasa Inggris
TribunJatim.com/ Rahadian Bagus
Foto Alviani semasa hidup 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Alviani Hidayatul Solikha, pramugari pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang dikenal jago bahasa Inggris.

Hal itu disampaikan guru bahasa Inggris SMA 1 Dolopo, Rindang Wahyu Wijayanti yang pernah menjadi guru korban.

"Kebetulan kan bahasa Inggrisnya bagus sekali, jadi dia jago saya. Kalau ada lomba debat, dia yang saya pilih untuk mewakili sekolah," kata Rindang, saat ditemui di rumah Alvi, RT14/RW07, Dukuh Gantrung, Desa Mojorejo, Kabupaten Madiun, Senin (29/10/2018)

Rindang mengatakan, Alvi sangat suka belajar bahasa Inggris.

Bahkan, Alvi pernah mengatakan kepada teman sekelasnya, ingin kuliah di Jurusan Bahasa Inggris dan menjadi guru seperti dirinya.

Kalimat Terakhir Alviani, Pramugari Lion Air JT 610 Saat Telefon Kerabat Sebelum ke Pangkalpinang

Chat Terakhir Deryl Fida Korban Lion Air JT 610 dan Ayahnya, Tak Terbalas Usai Ajukan Pertanyaan Ini

"Sebenarnya dia sempat cerita ingin ambil Jurusan Bahasa Inggirs. Cerita ke teman sekelasnya katanya ingin mengikuti jejak saya. Tapi ya nggak tahu, masih usia segitu kan labil, mungkin ada perubahan rencana Hingga akhirnya dia jadi pramugari," katanya.

Dia mengatakan, berkat kemampuannya berbahasa Inggris, Alvi masuk di kelas unggulan di Jogja Flight Education Center, di Jakarta. Setelah enam bulan mengikuti pelatihan, Alvi langsung diterima di Lion Air.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air yang jatuh sebelumnya lepas landas pukul 06.10 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal-Pinang, Bangka Belitung.

Namun, 13 menit setelah lepas landas, pesawat tersebut jatuh ke laut. Pesawat tak tiba di Bandara Pangkal Pinang yang seharusnya dijadwalkan pukul 07.20.

Pesawat tersebut mengangkut 189 orang dengan 178 penumpang dewasa, seorang anak, dan dua bayi.

Selebihnya adalah kru pesawat. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved