Kantornya Diduduki Buruh, Pengusaha Kulit di Pasuruan Minta Perlindungan Hukum Polda Jatim

Togar Situmorang mengatakan, sampai saat ini, Tjandra Surya, pemilik perusahaan tidak mempunyai akses di pabriknya sendiri.

Kantornya Diduduki Buruh, Pengusaha Kulit di Pasuruan Minta Perlindungan Hukum Polda Jatim
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Penesehat hukum Togar Situmorang ketika melapor ke Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (31/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penesehat hukum Togar Situmorang meminta perlindungan hukum kepada Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terkait kejanggalan kasus pailit perusahaan pengelolaan kulit PT Surya Sukmana Leather di Jalan Raya Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Togar mengatakan, sampai saat ini kliennya, Tjandra Surya (53) selaku komisaris pemilik PT Surya Sukmana Leather tidak mempunyai akses di pabriknya sendiri.

Pasalnya, hingga saat ini pabrik dikuasi oleh karyawan.

Kejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Senilai 1 Miliar dari Berbagai Kasus Sepanjang Tahun 2018 

Warga Sadengrejo Kabupaten Pasuruan Demo Minta Perubahan Overpass Jadi Underpass

"Ini lucu, kita (klien) mau ambil barang-barang di dalam pabrik pribadi tidak bisa karena dikuasai buruh, makanya kita minta perlindungan pada Polda Jatim," ucap Togar, Rabu (31/10/2018).

Menurut dia, pabrik dinyatakan pailit pada bulan Juni 2018.

Namun Bulan Januari 2018 sudah diduduki oleh buruh bahkan mereka hingga menggelar tenda di lokasi pabrik.

Kembali Digelar, Pasuruan Motocross dan Grasstrack Pilih Sirkuit Wong Ndeso

4 Tim DVI Dikirim Polda Jatim untuk Bantu Proses Evakuasi dan Identifikasi Korban Lion Air JT-610

"Ini sudah tidak benar, mereka tidak ada izin di dalam pabrik, kami akan melaporkannya masuk wilayah tanpa izin," kata Togar.

Ester Teja Kusuma, keluarga terlapor menjelaskan, pihaknya sudah berupaya mengadu pada pihak kepolisian dan instansi terkait untuk memperjuangkan perusahaan milik saudaranya itu.

Pihaknya juga sudah berusaha meminta perlindungan kepolisian setempat, namun tidak ada jawaban.

Korban Jatuhnya Lion Air JT-610 Asal Sidoarjo, Jannatun Cintya Dewi Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta

Pihaknya berharap ada tindakan dari pemerintah daerah supaya ada perlindungan terhadap pengusaha di Pasuruan.

"Jika tidak ada perlindungan pengusaha nantinya yang mau investasi akan takut untuk membuka pabrik di sini (Pasuruan)," ujarnya. (M Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved