Insiden Surabaya Membara

Memakan Banyak Korban, Acara Surabaya Membara Disebut Belum Kantongi Izin Pemkot

Drama kolosal yang digelar oleh komunitas seniman di Surabaya ini, dikatakan panitia penyelenggara, pihaknya hanya meminta bantuan teknis.

Memakan Banyak Korban, Acara Surabaya Membara Disebut Belum Kantongi Izin Pemkot
ISTIMEWA
Video detik-detik jatuhnya penonton 'Surabaya Membara' dari viaduk Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Acara memperingati peristiwa pertempuran pahlawan 'Surabaya Membara' rupanya tidak mengantongi izin.

Drama kolosal yang digelar oleh komunitas seniman di Surabaya ini, dikatakan panitia penyelenggara, pihaknya hanya meminta bantuan teknis.

Bantuan tersebut ditujukan kepada Pemkot Surabaya untuk pemadam kebakaran.

Sementara kepada Pemprov Jatim, panitia meminta bantuan untuk adanya ambulans dari RSUD Dr Soetomo dan lahan pagelaran di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Kegiatan Literasi Perencanaan Keuangan untuk Guru Diharap Mampu Bekali Pemahaman Masyarakat Luas

"Support itu asumsi orang patrial, uang dana cair. Kalau Pemkot kami tidak berkoordinasi dengan hal berurusan ijin kami hanya meminta bantuan teknis sama dengan pemprov." kata Taufiq Monyong di Polrestabes Surabaya, Sabtu (10/11/2018).

Selama ini pihaknya mengatakan, dana dihasilkan dari swadaya komunitas dari antusias dan partisipasi anak muda terhadap peristiwa pahlawan.

Ditanya terkait penutupan jalan dan pengaturan arus lalu lintas, Taufiq mengatakan, pihaknya tidak memahami jumlah personil kepolisian.

Namun dirinya mengatakan, sudah memberikan surat kepada Polrestabes Surabaya.

Peringati Hari Pahlawan, Ronny Panggul Sepeda dari Kendal ke Surabaya dengan Jalan Kaki

Hanya saja, sebelum acara, pihaknya meminta bantuan kepada Korem 084 Bhaskara Jaya.

"Kita tidak menjadi catatan teknis birokrasi seperti itu, kita juga tidak ada banner acara," kata dia.

Bantuan tersebut meliputi pengamanan dari provost maupun 150 personil tentara bersenjata untuk pemain drama.

"Kami yang paling banyak pengamanan include tentara dari Korem 084 Bhaskara Jaya mengarahkan provosnya mengantisipasi penonton. Iya (banyak) pihak korem saya lihat dari pengamanan lebih 30 dan pemain 150 tentara bersenjata lengkap senjata kuno tanpa peluru," jelas dia.

Gandeng OJK, PT Bhinneka Life Gelar Literasi Keuangan untuk Para Guru Mapel Ekonomi di Surabaya

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved