Gerebek Penjual Miras Oplosan di Rumah, Polres Jember Sita Ratusan Botol Siap Edar Untuk Tahun Baru

Gerebek Penjual Miras Oplosan di Rumah, Polres Jember Sita Ratusan Botol Siap Edar Untuk Tahun Baru.

Gerebek Penjual Miras Oplosan di Rumah, Polres Jember Sita Ratusan Botol Siap Edar Untuk Tahun Baru
SURYA/SRI WAHYUNIK
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan miras usai penggerebekan jelang tahun baru, Senin (31/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Polisi menggerebek sebuah rumah di Jl Kenanga, Jember, yang dijadikan tempat berjualan minuman keras, Senin (31/12/2018) sore.

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, minuman keras yang disita dari rumah tersebut akan dijual di malam perayaan pergantian tahun.

"Minuman keras di sini akan diedarkan atau dijual untuk perayaan malam Tahun Baru, bahkan sudah ada juga yang pesan," kata Kusworo.

Kusworo menyebut penjual minuman keras itu berinisial A.

Pemkab Jember Gelar Kongres Takmir Masjid

Polisi selama beberapa hari menyelidiki laporan peredaran miras tersebut.

Setelah menggerebek rumah A, polisi juga meneruskannya ke sebuah gudang yang disebut sebagai lokasi penyimpanan miras.

"Dari tempat ini saja ada sekitar 400 sampai 500 botol minuman keras aneka merek. Belum lagi di gudang yang katanya sebagai lokasi penyimpanan. Tim kami masih meluncur," lanjutnya.

Minuman beralkohol yang disita polisi itu berbagai merek.

Libur Natal & Tahun Baru, Tiket Kereta Api Rute Surabaya-Jember, Malang, Yogyakarta Masih Tersedia

Kusworo menyebut ada satu jenis yang membahayakan, yakni alkohol 70 persen yang dioplos memakai suplemen.

"Ini sangat berbahaya, alkohol 70 persen yang biasanya untuk membersihkan luka juga dijual dalam botol air mineral dicampur dengan suplemen supaya berasa. Kalau dikonsumsi sangat membahayakan, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa," tegas Kusworo.

Karenanya, pihaknya akan menjerat penjual minuman keras ilegal itu memakai pasal berlapis, yakni pasal di KUHP, UU Kesehatan, juga UU Pangan.

Pemakaian pasal berlapis itu, kata Kusworo, supaya menimbulkan efek jera.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved