Diduga Minta Motor Tak Dituruti, Pelajar SMP di Madiun Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi

Diduga kecewa tidak kunjung dibelikan sepeda motor oleh orangtuanya, remaja di Madiun nekat mengakhiri hidupnya.

Diduga Minta Motor Tak Dituruti, Pelajar SMP di Madiun Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi
Tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Diduga kecewa tidak kunjung dibelikan sepeda motor oleh orangtuanya, seorang pelajar berinisial TAS (14) nekat mengakhiri hidupnya, Senin (7/1/2019) pagi.

Warga Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolsek Balerejo, AKP Nugroho, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Taman Monumen Lokomotif C2606 Jadi Ikon Baru Kota Madiun

Ada Festival Nasi Pecel Pincuk di Nganjuk, Ratusan Warga Nikmati Makan Sambil Lesehan

Peristiwa gantung diri itu pertama kali diketahui oleh ibu korban, SW (44).

Saat ditemukan, korban yang masih duduk di bangku SMP itu sudah meninggal.

Korban dalam kondisi leher terjerat tali tampar biru, yang diikat di batang bambu rangka kamar mandi.

"Sekitar pukul 05.00 WIB, ibu korban saat akan ke kamar mandi mengetahui korban telah tergantung di batang bambu di tembok kamar mandi," kata AKP Nugroho, saat dikonfirmasi.

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

523 CPNS di Tulungagung Dinyatakan Lolos SKB, Pemkab Berencana Undang ke Pendopo

Mengetahui anaknya gantung diri, ibu korban kemudian memanggil suaminya, untuk menurunkan anaknya, kemudian menghubungi Polsek Balerejo.

AKP Nugroho menambahkan, diduga korban sakit hati lantaran keinginannya tidak dituruti oleh orangtuanya.

Selain itu, menurut keterangan orangtua korban, TAS juga memiliki riwayat gangguan mental.

"Informasinya seperti itu, minta sepeda motor. Tapi sudah lama," katanya.

Kasus Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Berjalan Setahun, Polisi Tunggu Audit BPKP

Diduga Pecah Ban, Minibus Angkut 16 Penumpang Terguling di Jalur Bojonegoro-Ngawi, 4 Orang Luka-luka

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap jenazah, tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan.

Korban meninggal dunia murni gantung diri, karena terdapat ciri-ciri seperti orang gantung diri, di antaranya lidah menjulur tergigit, kemaluan mengeluarkan sperma, dan keluar air liur pada mulut. (Surya/Rahardian Bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved