Pakde Karwo Berharap DCII Jadi Penguat Ekspor Komoditas dan Tambah PAD Pemprov Jatim

Gubernur Jatim, Soekarwo melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Data Center Indonesia Incorporated (DCII) dan Dinas PMPTSP Prov. Jawa Timur di Jala

Pakde Karwo Berharap DCII Jadi Penguat Ekspor Komoditas dan Tambah PAD Pemprov Jatim
istimewa
Gubernur Jatim, Soekarwo melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Data Center Indonesia Incorporated (DCII) dan Dinas PMPTSP Prov. Jawa Timur di Jalan Ngagel, Surabaya, Minggu (10/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim, Soekarwo melakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Data Center Indonesia Incorporated (DCII) dan Dinas PMPTSP Prov. Jawa Timur di Jalan. Ngagel, Surabaya, Minggu (10/2/2019).

Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo, sapaan Soekarwo berharap agar pembangunan gedung DCII bisa menjadi pusat Mall Pelayanan Publik di Jawa Timur.

Tidak hanya itu saja, gedung DCII yang dibagun satu kawasan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Jatim itu diharapakan juga bisa mengintegrasikan data dalam satu sistem (one big data) sehingga bisa memperkuat ekspor komoditas.

"Kita harapkan gedung ini menjadi smart building yang terkait dengan pelayanan publik," ujar Pakde Karwo.

Untuk mewujudkan keinginan itu, lanjut Pakde Karwo, diperlukan dukungan nuansa kekinian guna memunculkan sisi-sisi kreatif dan inovatif. Sehingga diharapkan, orang tidak bertemu orang lagi, tetapi orang bertemu dengan sistem.

"Jika selama ini konteks pelayanan publik banyak mengarah pada perijinan dan non perijinan, maka nantinya akan lebih luas lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut Pakde Karwo mengatakan, DCII bisa menambah sumber pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jatim berupa penjualan data.

"Tentunya tidak mengesampingkan prinsip keterbukaan informasi publik di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah) melalui PPID (pejabat pengelola informasi dan dokumentasi)," ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan pula, bahwa di dalam gedung DCII nantinya terdapat ruang-ruang kreatif untuk para milenial dalam menuangkan idenya dan bisa menjual ide sampai ke mancanegara.

"Misalkan mereka bisa menjual produk animasinya ke negara-negara lain," ungkapnya.

Terkait ditempatkannya Dinas DPMPSP Prov. Jatim berada satu gedung dengan DCII, Pakde Karwo menilai karena OPD tersebut secara spesifik keluarannya adalah peningkatan investasi.

Pemkot Surabaya Lakukan Tes Pada Penjaga, Cleaning Service dan Tukang Kebun Sekolah

Harga Rumah Mulai Mengalami Kenaikan

Perluas Pasar Pembiayaan di 2019, BFI Finance Bidik UKM dengan Pengelola Perempuan

Sehingga diharapkan, agar para investor yang ingin menanamkan modal mereka tidak lagi pergi ke spot-spot tertentu di Jatim untuk melihat prospektus obyek investasi di Jatim.

"Karena semua telah tercover di dalam gedung ini. Jadi nanti disediakan ruang representatif untuk menjalankan perannya," terangnya.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono, menyampaikan bahwa lahan gedung DCII dan DPMPTSP Prov. Jatim merupakan milik PT. Panca Wira Usaha (PWU),  salah satu BUMD Pemprov. Jatim yang berlokasi di Jl. Ngagel Surabaya.

Rencananya, lanjut Heru, pembangunan gedung enam lantai tersebut akan dibangun seluas 4.000 meter persegi dari total luas lahan yang dimiliki seluas 27.000 meter persegi.

Secara rinci, Heru menjelaskan, enam lantai tersebut terdiri dari lantai basement untuk lahan parkir, lantai 1 dan 2 untuk DCII, lantai 3 untuk co-working space, lantai 4 - 6 untuk layanan publik, Investment center dan gedung DPMPTSP.

"Sedang lantai atas (rooftop), opsional dapat digunakan untuk VIP cafe rooftop. Dan target penyelesaian pembangunannya diharapkan selesai pada tahun 2020," ujar Heru Tjahjono. 

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved