Kasus Demam Berdarah di Pamekasan Menurun 3 Tahun Terakhir, Bupati Baddrut: Pencegahan itu Penting

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyatakan serangan DBD di Kabupaten Pamekasan dalam tiga tahun terakhir cenderung menurun.

Kasus Demam Berdarah di Pamekasan Menurun 3 Tahun Terakhir, Bupati Baddrut: Pencegahan itu Penting
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai Workshop Pencegahan dan Penanggulangan DBD yang digelar di Aula Gedung PKPRI Pamekasan, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam pada acara Workshop Pencegahan dan Penanggulangan DBD yang digelar di Aula Gedung PKPRI Pamekasan pada Selasa (12/2/2019) menyatakan, serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Pamekasan dalam tiga tahun terakhir cenderung menurun.

Ia merinci, pada 2016 jumlah masyarakat Pamekasan yang terdata menderita DBD sebanyak 265 orang.

Sedangkan di 2017 sebanyak 230 kasus dengan angka kematian sebanyak 6 orang dan pada 2018 sebanyak 176 kasus dengan angka kematian 8 orang.

Harga Cabai Anjlok, Petani di Pamekasan Madura Menjerit

Heboh, Ada Pohon Pisang Punya 2 Tandan dan 2 Jantung Milik Warga Dusun Embung Pamekasan

Dalam 12 Hari, Polres Pamekasan Meringkus 11 Tersangka yang Terlibat Kasus Narkoba

Faktor lain yang mempengaruhi DBD menurut Baddrut Tamam, karena terjadinya perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan air berih.

"Sampai saat ini penyakit DBD belum ada obat atau vaksin yang spesifik, tetapi kalau pasien berobat dini dan mendapat penatalaksanaan yang kuat, umumnya kasus-kasus DBD tersebut dapat diselamatkan," terangnya.

Maka cara yang dilakukan saat ini, kata Baddrut, dengan menghindari atau mencegah gigitan nyamuk penular DBD.

Oleh karena itu, upaya pengendalian DBD penting melalui pengendalian nyamuk Aedes aegypti.

Lapas Narkotika Klas II-A Kabupaten Pamekasan Jadi Lapas Percontohan Sadar Literasi

Ada Wayang Kulit Madura Berumur 300 Tahun di Pamekasan, Dari Kulit Kerbau dan Cat Lapis Emas

Diterpa Angin dan Listrik Padam, Khofifah Bakar Semangat Relawan JKSN Pamekasan Pakai Megafon

Tak hanya itu, menurutnya, hal lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi kematian korban DBD dengan cara "PSN 3M Plus" yakni mengurus, menutup penampungan air dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas.

"Terwujudnya individu dan masyarakat yang mandiri dalam mencegah dan melindungi diri dari penularan DBD melalui optimalisasi kegiatan "PSN 3M Plus" dimaksudkan untuk meningkatkan persentase kabupaten yang mencapai angka kesakitan DBD kurang atau sama dengan 49 per 100.000 penduduk," jelasnya.

Baddrut menambahkan, strategi yang harus dilakukan agar tujuan tercapai, adalah pengendalian faktor penular DBD dengan mengedepankan upaya pemberdayaan masyarakat dalam "PSN 3M plus" melalui gerakan 1 rumah 1 jumantik.

"Saya berharap, penurunan angka penderita DBD di Kabupaten Pamekasan terus bisa ditekan, dengan cara terus aktif mengkampanyekan pola hidup sehat," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved