BPCB Jatim Lakukan Ekskavasi Situs Purbakala di Tol Pandaan-Malang

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) mulai melakukan ekskavasi di lokasi penemuan situs purbakala yang diduga peninggalan Kerajaan

BPCB Jatim Lakukan Ekskavasi Situs Purbakala di Tol Pandaan-Malang
SURYA/RIFKI EDGAR
Koin kuno yang ditemukan oleh warga Sekarpuro Malang di lokasi tempat dibangunnya jalan Tol Malang-Pandaan, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur (Jatim) mulai melakukan ekskavasi di lokasi penemuan situs purbakala yang diduga peninggalan Kerajaan Majapahit.

Lokasi penemuan situs berada di kilometer 37 atau masuk seksi V Tol Pandaan-Malang.

"Penggalian penyelamatan ini untuk mengetahui struktur bata yang ada di lokasi. Seberapa besar, seberapa luas dan bagaimana bentuknya," kata Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho, Selasa (12/3/2019).

Ia menjelaskan ada beberapa tahap yang dilakukan dalam proses ekskavasi. Pertama, BPCB Jatim melakukan pemetaan untuk menentukan arah penggalian yang diperkirakan 18 meter ke barat daya.

Selanjutnya, beberapa benda cagar budaya lain seperti ratusan koin, keramik dan emas yang ditemukan warga akan menjadi tambahan literasi untuk mengungkap tentang situs yang ditemukan tersebut.

"Rencananya akan kami kumpulkan warga yang menemukan benda cagar budaya lain untuk melihat apa sebenarnya situs yang ditemukan ini," katanya kepada Tribunjatim.com.

Jika melihat teknik pemasangan batu-bata pada situs, teknik pemasangan menggunakan batu gosok yang biasanya banyak ditemui di saluran irigasi.

Dari ukuran kata dia, batu-bata yang ditemukan lebih besar dari batu-bata yang ada di situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan, Mojokerto.

BPCB Jatim Ekskavasi Situs Purbakala di Malang Besok, Akan Ganti Rugi Warga Yang Temukan Koin & Emas

Nassar Lamar Zaskia Gotik, Bermula dari Drama di Atas Panggung sampai Sang Biduan Menangis

Kisah Wanita Indonesia Kuras Habis Harta Bule Inggris hingga Jatuh Miskin, Modusnya untuk Visa

"Kalau lihat dari batu-batanya, kemungkinan saja bangunan ini ada di era pra Kerajaan Majapahit," kata dia.

Dwi mengatakan proses ekskavasi akan berlangsung selama lima hari.

Diharapkan, BPCB Jatim bisa memberikan kesimpulan tentang situs yang ditemukan.

"Kita selesai hari Sabtu dan mudah-mudahan nanti bisa mengeluarkan pernyataan tentang seberapa luas dari bangunan itu sendiri," pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved