Kerja Serabutan Sambil Edarkan Narkoba, Pemuda Pasuruan Diamankan Polisi, Mengaku Dapat Omset Jutaan

atresnarkoba Polres Pasuruan merilis tujuh tersangka kasus narkotika selama sepekan, Senin (25/3/2019).

Kerja Serabutan Sambil Edarkan Narkoba, Pemuda Pasuruan Diamankan Polisi, Mengaku Dapat Omset Jutaan
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Rilis narkoba Polres Pasuruan, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan merilis tujuh tersangka kasus narkotika selama sepekan, Senin (25/3/2019).

Dari tujuh tersangka, Polres Pasuruan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu sebanyak 24 gram lebih ke Kabupaten Pasuruan.

Dari tujuh tersangka itu, ada satu tersangka yang paling banyak barang buktinya yakni narkoba 20,12 gram. Dia adalah Shomad, warga Dusun Kandangan Krajan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Di rumah pria 43 tahun ini, Korps Bhayangkara menyita enam kantong plastik kecil berisi sabu dengan berat masing - masing, 5,23 gram, 5.22 gram, 4 ,92 gram, 2,84gram,0,96 dan 0,96 gram.

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo menjelaskan, tersangka yang membawa 20 gram sabu ini adalah pengedar baru. Ia baru saja mengedarkan sabu - sabu di Pasuruan selama delapan bulan terakhir.

BNNP Jatim Edukasi Masyarakat Supaya Tak Takut Merehabilitasi Pecandu Narkoba

Jadi Pengedar Narkoba di Wilayah Jatim, Pria asal Mojokerto Ini Digerebek Polda Jatim di Rumah Kos

"Pekerjaannya serabutan. Nah, sembari bekerja, ia juga mengedarkan sabu - sabu. Omzetnya luar biasa," katanya dalam rilis.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menjelaskan, tersangka ini menjual sabu ke semua kalangan. Tapi, rata-rata dijual di kalangan orang terdekatnya.

"Omzetnya luar biasa. Kalau 20 gram ya kira - kira bisa menjadi 200 paket. Karena tersangka ini menjualnya paket hemat (pahe)," jelasnya.

Ia menyebut, per gram, tersangka membelinya Rp 900 ribu. Nah, jika dijual per pahe , ia bisa untung Rp 200 ribu per gramnya, bahkan ya bisa lebih.

"Ini masih kami kembangkan. Kami akan mengejar orang yang diduga kuat memasok barang ke tersangka ini. Katanya orang pasuruan, nah ini kami kembangkan. Pada intinya, kami akan terus memberantas peredaram narkoba di sini," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved