Top 5 Surabaya
Dari Sapi Presiden Jokowi Banyak Diajak Selfie Warga Hingga Potret Kapolsek Cantik di Bubutan
Berikut lima berita terpopuler Surabaya di TribunJatim.com, pada Jumat (1/9/2017):
Penulis: Edwin Fajerial | Editor: Edwin Fajerial
Sapi peranakan Ongole memiliki ciri bentuk muka yang agak cembung dan pendek.
Lingkar mata berwarna hitam dan moncong rata dengan warna hitam.
Jenis sapi peranakan Ongole ini memiliki tanduk bewarna gelap dan lengkungan mengarah ke belakang.
Untuk sapi betina memiliki tanduk yang lebih panjang dari sapi PO jantan.
Jenis sapi ini memiliki warna yang khas yakni berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh.
e. Keunggulan
Sapi peranakan Ongole memiliki kualitas daging yang baik.
Jenis sapi PO ini tahan terhadap panas, ekto, dan endoparasit, sehingga daya tahan sapi ini lebih bagus.
Untuk sapi PO jantan memilik kualitas semen yang baik, sehingga memiliki tenaga pekerja yang lebih unggul dari jenis limosin.
4. Baru Uji Coba CCTV E-Tilang di Surabaya, Pelanggar Sudah Sampai Ratusan, Risma Jadi Prihatin
Pemasangan CCTV e-Tilang sebagai uji coba sebelum resmi digunakan, ternyata telah mencatat ratusan pelanggar.
Pelanggaran berupa ketidakpatuhan pada traffic light dengan menerobos, maupun melewati marka batas kendaraan.
Ternyata dalam beberapa hari saja jumlah pelanggar yang terdeteksi mencapai jumlah ratusan.
Hal tersebut membuat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, prihatin.
"Baru uji coba berapa itu, empat hari sudah empat ratusan pelanggar. Memang kesadaran warga kita masih rendah," kata Risma di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (1/9/2017).
CCTV e-Tilang dilengkapi deteksi pelanggaran dan secara otomatis mencatat nomor plat kendaraan pelanggar.
Teknologi CCTV e-Tilang rencananya akan dipasang di dua titik, yakni di perempatan Jalan Kertajaya dan perempatan Jalan Moestopo.
Sementara terkait banyaknya pelanggaran, Risma menyadari rendahnya kesadaran pengendara untuk mengutamakan keselamatan.
"Yah dengan teknologi begini kita mau ngajari warga biar nggak meremehkan," kata wali kota dua periode tersebut.
Selama uji coba tidak ada sanksi kepada pelanggar yang telah tercatat.
Namun setelah resmi di-launching, pelanggar yang terekam akan mendapat surat tilang langsung ke alamat rumah pemilik kendaraan.
5. Ditinggal Mudik Sang Pemilik, Gas Elpiji di Rumah Kontrakan di Kenjeran Surabaya Tiba-tiba Meledak
Sebuah gas elpiji meledak di dalam sebuah rumah di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Lavenda Nomor 24 RT 03/RW 10, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (31/8/2017) malam.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Ahmad Faisol Amir saat dikonfirmasi TribunJatim.com terkait kejadian tersebut, Kamis (31/8/2017) malam.
"Ya, memang benar, sebuah gas elpiji tiba-tiba meledak, namun penyebabnya masih belum diketahui," ujar Faisol setelah melakukan olah TKP.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangga yang mendengar ada suara ledakan keras dari arah rumah kontrakan milik Rahmawati (32), warga asal Madura yang bekerja sebagai bidan di RS Dr Soewandhi, Surabaya.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini, dari keterangan saksi mata, keadaan rumah saat itu sedang kosong, pemiliknya mudik ke Madura. Sempat ada percikan api, tapi dapat dipadamkan," imbuhnya.
Akibat dari ledakan ini, terlihat dinding dapur runtuh dan sebagian tembok bagian depan ambrol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-kolase-foto_20170902_021609.jpg)