Info Sehat

INFO SEHAT HARI INI - Kanker Payudara Pembunuh Nomor 1 Perempuan, Waspadai Gejala & Periksa Sekarang

Info Sehat Hari Ini - Waspadi penyakit Kanker Payudara yang menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan. Simak gejala dan ciri-cirinya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Melia Luthfi Husnika
Ilustrasi Kanker Payudara 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menurut data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka kejadian Kanker Payudara sebesar 42,1 per seratus ribu penduduk.

Oleh karena itu, informasi mengenai Kanker Payudara sangat penting untuk diketahui.

Dokter spesialis bedah payudara RS Onkologi Surabaya, dr Dwirani Rosmala Pratiwi, SpB FICS memberikan pemaparan lima fakta dan tiga pemeriksaan untuk skrining Kanker Payudara yang sebaiknya diketahui.

Berikut lima faktanya.

INFO SEHAT HARI INI - 13 Khasiat Daun Jambu Biji, Mengobati Demam Berdarah hingga Mengurangi Alergi

INFO SEHAT HARI INI - 4 Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil, Cegah Preeklamsia hingga Risiko Keguguran

1. Setiap Orang Terpapar oleh Kanker Payudara

Dwirani Rosmala Pratiwi, atau yang lebih akrab disapa Wiwien, menuturkan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk terjangkit Kanker Payudara.

"Bagi perempuan, Kanker Payudara menjadi kanker tertinggi di dunia. RS Onkologi Surabaya, lanjutnya, setiap tahunnya menangani pasien Kanker Payudara yang baru sebanyak 500-600 perempuan per tahun dengan usia termuda 15 tahun." tutur Wiwien.

"Oleh karena itu, deteksi dini Kanker Payudara penting untuk dilakukan. Kalau memang benar ditemukan Kanker Payudara, pengobatan dapat segera dilakukan guna mencegah kanker semakin parah," jelasnya

INFO SEHAT HARI INI - 4 Manfaat Tidur Siang yang Sering Disepelekan, Perbaiki Mood hingga Tenaga

2. Laki-laki Bisa Terkena Kanker Payudara

Satu persen dari polulasi penderita Kanker Payudara adalah laki laki, tutur Wiwien.

"Penyebab Kanker Payudara, sepuluh persen di antaranya karena oleh faktor genetik. Sementara sembilan puluh persen sisanya belum diketahui," jelasnya.

Oleh karena itu, ungkap Wiwien, jika dirasakan ada kelainan di payudara baik diikuti rasa sakit atau tidak, sebaiknya segera diperiksakan agar diketahui berbahaya atau tidak sehingga dapat diberikan pengobatan yang sesuai.

INFO SEHAT HARI INI - 4 Bahaya yang Terjadi Jika Mengabaikan Gigi Berlubang, Bisa Sebabkan Infeksi

3. Terlambat Berobat Karena Tidak Tahu Gejala Kanker Payudara

Yang penting diingat adalah bahwa, Wiwien mengungkapkan, Kanker Payudara bukan penyakit yang datang tiba-tiba. Kanker dimulai dari terjadinya perubahan pada satu sel yang makin lama makin banyak dan kemudian menjadi tumpukan sel kanker yang teraba sebagai benjolan.

Banyak orang, tutur Wiwien yang terlambat berobat karena tidak mengetahui informasi ini, sehingga datang ketika sudah mengalami gejala Kanker Payudara yang lanjut.

Beberapa gejala Kanker Payudara yang dapat ditemukan dalam pemeriksaan payudara sendiri antara lain:

1. Teraba benjolan pada payudara;
2. Adanya perubahan baik dari segi; ukuran atau bentuk payudara;
3. Puting mengeluarkan cairan, terutama bila hanya dari satu lubang
4. Kulit pada payudara yang tampak seperti kulit jeruk;
6. Tampak cekungan seperti lesung pipit pada payudara;
7. Kulit payudara merah dan bengkak;
8. Puting susu masuk kedalam atau tertarik ke salah satu sisi

"Namun bila gejala tersebut sudah dirasakan artinya Kanker Payudara nya sudah stadium 2 keatas, tidak terlalu dini lagi," tutur Wiwien.

INFO SEHAT HARI INI - 6 Manfaat Talas untuk Kesehatan, Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

4. Tidak Ada Gejala Bukan Berarti Tidak Ada Kanker

Bagaimana bisa mengetahui adanya kanker yang dini dalam payudara kita? Yaitu dengan melakukan skrining - memeriksakan diri walaupun tidak ada keluhan pada payudara. Dokter akan menganjurkan pemeriksaan USG payudara dan Mammografi sesuai dengan umur saat melakukan pemeriksaan.

"Mammografi adalah foto payudara yang dapat menunjukkan adanya Kanker Payudara yang sangat dini. Akan terlihat bentukan bintik-bintik semacam kapur yang halus atau mikrokalsifikasi. Di Rumah Sakit Onkologi Surabaya Kanker Payudara terkecil yang ditemukan berukuran 4 milimeter," jelas Wiwien.

Kanker sekecil itu, lanjutnya, tentu saja tidak teraba. Apabila kanker telah ditemukan dan ditangani dengan benar pada stadium 0 ini hasilnya akan sangat baik. Angka survivalnya sampai 100% dan pasien tidak perlu kehilangan payudara. Bahkan seringkali tidak diperlukan kemoterapi.

5. Tidak Semua Benjolan di Payudara Adalah Kanker

Meskipun salah satu gejala yang dapat menjadi pertanda Kanker Payudara adalah benjolan, namun tidak semua benjolan pada payudara merupakan tanda dari Kanker Payudara.

"Ada beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya benjolan pada payudara. Misalnya kista payudara, adanya infeksi pada ibu menyusui, atau tumor jinak. Jadi bila menemukan benjolan pada payudara walaupun tidak nyeri segera periksakan ke dokter, jangan takut, tidak semua benjolan di payudara adalah kanker," Wiwien menjelaskan.

Lantas bagaimana cara melakukan skrining Kanker Payudara?

Wiwien mengungkapkan ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk dapat mendeteksi adanya Kanker Payudara atau tidak.

INFO SEHAT HARI INI - 5 Minuman yang Baik Untuk Penderita Asam Lambung, Dapat Mengurangi Gejalanya!

1. Sadari (periksa payudara sendiri)

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengenal kondisi payudara sendiri dengan cara rutin memeriksakannya.

Langkah yang dilakukan dalam memeriksa payudara sendiri, yang pertama adalah melihat payudara melalui kaca dan baru kemudian merabanya dengan menggunakan jari telunjuk, tengah, dan manis.

"Bagi yang rutin melakukan 'sadari' akan lebih cepat sadar apabila menemukan kelainan dan benjolan yang ditemukan biasanya lebih kecil dibanding dengan wanita yang tidak pernah melakukan 'sadari'. Sehingga cepat dapat memeriksakan diri lebih dini," tutur Wiwien.

2. Pemeriksaan Dokter

Selain memeriksakan payudara sendiri, juga penting memeriksakan kepada dokter ahli, terlebih lagi bila menemukan gejala yang tidak biasa pada payudara.

"Pemeriksakan oleh dokter ahli sangat penting. Selain memiliki ilmu dan pengalaman, dokter ahli juga dapat menentukan pemeriksaan dan pengobatan seperti apa yang sebaiknya dilakukan," tutur Wiwien.

3. USG - Mammografi

USG - Mammografi merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mengetahui sesuatu yang terdapat pada payudara.

"Mammografi terbukti menurunkan angka moralitas akibat Kanker Payudara pada wanita di atas 50 tahun dan pada wanita yang rutin melakukan skrining sejak usia 40 tahun," tutur Wiwien.

Selama dilakukan sesuai prosesur, radiasi Mammografi, lanjutnya, tidak berbahaya bagi tubuh.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved