Pria dari Blitar Terlunta-lunta 3 Bulan di Kalimantan Usai Bacok Teman, Saat Pulang Diciduk Polisi
Pria dari Blitar Terlunta-lunta 3 Bulan di Kalimantan Usai Bacok Teman, Saat Pulang Diciduk Polisi.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tiga bulan jadi buron setelah membacok temannya, Budianto (31), warga Dusun Gondang Tapen, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, akhirnya pulang kampung.
Namun apes karena belum sempat kangen-kangenan dengan anak istrinya, petugas mencium kedatangannya.
Akibatnya, Rabu (27/3) malam kemarin, petugas mendatangi rumahnya dan langsung menangkapnya. Karuan saat ditangkap, ia tak bisa mengelak dan langsung menurut.
• Mantan Bidan di Blitar yang Buka Praktik Aborsi Ilegal Dibantu Perantara untuk Cari Pasien
• Kandangnya Hangus Terbakar, 800 Ekor Ayam Milik Warga di Blitar Ini Mati Terpanggang
"Petugas mengetahui kalau dia datang, sehingga dicek dulu. Begitu benar, ia baru datang, petugas langsung menangkapnya karena khawatir ia kabur lagi," kata Iptu M Burhanudin, Kabag Humas Polres Blitar.
Terkait kasus ini, dia telah kabur dari rumahnya sekitar tiga bulan lalu. Itu sehabis dia membacok temannya, Beni (36), tetangganya sendiri, pada Senin (21/1/2019).
• Kasus Aborsi Ilegal, Rumah Eks Bidan Berusia 80 Tahun Ada di Tengah Kota Blitar, Kondisinya Lumpuh
Akibat kasus itu, Beni terluka pada jari tangan kirinya, hingga nyaris putus. Ceritanya, kasus itu bermula dari korban nongkrong di sebuah warung kopi, yang ada di kampungnya atau Desa Gondang Tapen.
Itu terjadi pada malam hari pada 21 Januari 2019 lalu. Di saat korban bersama teman-temannya asyik nongkrong di warung kopi itu, pelaku datang.
Entah ada masalah apa sebelumnya, pelaku datang dengan berlagak seperti orang mabuk. Selain mengeluarkan kata-kata kotor, juga marah-marah. Meski sudah saling kenal, namun sikap pelaku itu dianggap tak pantas.
Sebab, itu berada di tempat umum atau di warung. Karena dianggap tak pantas, teman-temannya dan juga teman korban, menegurnya.
Namun, teguran itu, rupanya membuat pelaku tersingung, hingga marah. Puncaknya, pelaku mengamuk dan nyaris adu jotos dengan teman-teman korban.
"Oleh korban, mereka dilerai agar jangan sampai berkelahi karena sesama teman sendiri. Akhirnya, mereka tak jadi berkelahi dan pelaku pulang." Ungkap Burhan.
Oleh korban dan teman-teman, dikira pelaku pulang dan tak balik. Nggak tahunya, sekitar beberapa menit kemudian, pelaku datang kembali ke warung.
Namun, kali ini pelaku tak datang dengan tangan kosong.
Namun, ia terlihat menenteng clurit dan sambil dikibas-kibaskan di depan korban dan teman-temannya.
Rupanya, ia tak terima dengan korban, yang telah melerainya saat akan berkelahi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/budianto-31-buron-3-bulan-setelah-membacok-temannya-sendiri-beni-36-akhirnya-tertangkap.jpg)