Lawan Polisi Pakai Celurit, Pelaku Curanmor di Surabaya Tewas Dihujani 3 Tembakan di Kaki dan Dada
Seorang pelaku pencurian motor terpaksa dihujani tiga butir peluru oleh polisi hingga tewas, Jumat (21/6/2019).
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Melia Luthfi Husnika
Kendati demikian, ternyata hal itu tak membuatnya jera.
Pelaku tetap bersikeras melawan dengan cara menyabetkan celurit itu ke arah petugas.
Lantaran tak mau ambil resiko bahwa pelaku bisa melukai orang lain termasuk petugas, polisi terpaksa menghadiahi dua butir peluru yang bersarang tepat di dada sebelah kirinya.
"Akhirnya kami lakukan tindakan tegas, dilakikan penembakan dua kali di dada kirinya," lanjut Leo, seraya mengarahkan jari telunjuk tangan kanan ke dada kirinya.
• Perjuangan Wali Murid Dapatkan SMPN di Sistem Zonasi PPDB, Kawal Dindik Berakhir Teriakkan Histeris
Leo menuturkan, sesaat setelah ditembak dan pelaku dipastikan tewas ditempat pada pukul 11.00 WIB, jenazah langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi dan pengangkatan peluru.
"Nanti kami akan kesana meninjau langsung ke kamar mayat," tandasnya memungkasi percakapan dengan awakmedia.
Informasinya, sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa perwakilan dari pihak keluarga dari pelaku tiba ke kamar jenazah.
Kedatangan mereka bermaksud menyelesaikan urusan sekaligus melengkapi berkas administrasi jenazah sebelum memulangkan ke rumah duka untuk dikebumikan.