Inilah Penampakan Fasilitas Command Center Pemkab Malang, Bisa Pantau Data Kependudukan 'Real Time'

Beginilah penampakan Command Center Pemkab Malang, bisa pantau data kependudukan secara real time!

Inilah Penampakan Fasilitas Command Center Pemkab Malang, Bisa Pantau Data Kependudukan 'Real Time'
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Peresmian fasilitas command center yang berlokasi di Lantai 6 Kantor Bupati Malang, Kepanjen, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkab Malang akhirnya memiliki fasilitas Command Center yang berlokasi di Lantai 6 Kantor Bupati Malang, Kepanjen, Rabu (17/7/2019).

Layanan Command Center itu berfungsi untuk memantau data-data kependudukan masyarakat Kabupaten Malang secara realtime.

Adanya Command Center itu diklaim Pemkab Malang yang dipimpin Plt Bupati Malang Sanusi itu sudah selangkah lebih maju di bidang kependudukan lewat program Contra War (contraceptive for women at risk).

Tim Advokasi Sebut Pernah Ada Kasus Sama Masuk UB Malang Modus Jalur Belakang, Pensiunan Terlibat

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo bertandang ke Kepanjen untuk resmikan fasilitas tersebut.

"Fasilitas Command Center in dapat mengetahui diketahui data kependudukan secara riil. Karena data kependudukan selalu terupdate melalui fasilitas ini," beber Hasto.

Hasto menerangkan, data yang dapat diketahui lewat Command Center ini adalah jumlah penduduk disertai katagori usia.

Tanaman Bonsai Popok Buatan Eko Asal Malang, Habiskan 3000 Diapers per Hari, Intip Cara Buatnya!

Tak ketinggalan, jumlah ibu hamil dan bayi baru lahir juga dapat diketahui.

Kemudian, jumlah masyarakat yang seharusnya KB tapi belum memakai KB juga bisa terjelaskan. 

"Jadi, informasi yang didapat melalui teknologi Command Center milik Pemkab Malang ini, dapat dijadikan rujukan untuk mengatasi berbagai masalah kependudukan," ujar mantan Bupati Kulon Progo itu.

Di sisi lain, dari data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang, kematian ibu sepanjang Januari hingga Juli 2019 tercatat sebanyak 15 orang meninggal.

Pria Misterius Curi Laptop dan Uang Rp 1,2 Juta di SDIT Ahmad Yani Kota Malang, Terekam CCTV

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved