Antisipasi Anthrax pada Hewan Kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Malang Gelar Pemeriksaan

Jelang Hari Raya Idul Adha Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit Anthrax

Antisipasi Anthrax pada Hewan Kurban, Dinas Peternakan dan Kesehatan Malang Gelar Pemeriksaan
SURYA.CO.ID/ERWIN WICAKSONO
Potret hewan ternak di Kabupaten Malang di Pasar Hewan Singosari 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jelang Hari Raya Idul Adha Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit Anthrax sejauh ini, Rabu (7/8/2019).

Instansi yang dikepalai oleh Nurcahyo itu hingga kini belum mendapati laporan adanya temuan penyakit yang juga membahayakan konsumen hewan ternak.

Anthrax merupakan penyakit hewan yang disebabkan bakteri ini memang tidak hanya dapat menyerang hewan seperti sapi, kerbau, kambing hingga domba saja namun bisa juga ditularkan ke manusia (zoonosis).

Libatkan 30 Dokter, Disnakkeswan Lamongan Sisir Penjual Hewan Kurban, ini Hasilnya

Penularannya melalui kontak dengan hewan tertular atau apapun yang sudah dicemari agen penyakit. 

"Belum ada temuan memang (Anthrax). Jawa Timur termasuk Kabupaten Malang adalah wilayah yang aman sejauh ini dan bebas Anthrax," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo ketika dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).

Nurcahyo mengklaim, kondisi ternak yang bebas Anthrax di Kabupaten Malang adalah buah pengecekan rutin hewan ternak yang dilakukan pihaknya. Pasalnya, wilayah Kabupaten Malang menurut Nurcahyo adalah pemasok hewan ternak sapi terbesar di Jawa Timur.

PT Jasa Marga Terapkan Aturan Kecepatan, Ngebut di Tol Pandaan-Malang Bisa Keciduk Speed Gun, Awas!

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini diperkirakan banyak warga Kota Malang yang membeli membeli hewan kurban di daerah-daerah di Kabupaten Malang seperti Pakisaji, Karangploso dan Dampit.

"Kabupaten Malang punya prospek baik di bidang peternakan," jelas Nurcahyo.

Di sisi lain, Nurcahyo mengatakan akan melakukan sidak hewan kurban dalam waktu dekat. Apabila nanti ditemukan hewan ternak yang kurang sehat, pihaknya menyarankan agar tidak menjualnya lebih dulu.

"Kalau kita temui ada yang kurang sehat seperti matanya beleken, hidung juga beringus. Kami sarankan agar tak dijual dan kami obati dulu. Sejak H-7 kurban sudah rutin kami cek. Rencananya hari Kamis (besok) kami lakukan sidak," beber Nurcahyo

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved