Pusat Telaah dan Informasi Regional Ingin Ada Perbaikan pada Sistem Zonasi PPDB di Kota Malang

Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) menginginkan perbaikan sistem zonasi yang ada di Kota Malang.

Pusat Telaah dan Informasi Regional Ingin Ada Perbaikan pada Sistem Zonasi PPDB di Kota Malang
SURYAMALANG.COM/RIFKI EDGAR
Suasana diskusi forum soal PPDB 2019 yang digelar oleh Pattiro di Gedung Pramuka, Kota Malang pada Rabu (7/8). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) menginginkan perbaikan sistem zonasi yang ada di Kota Malang.

Dari hasil studi Pattiro bersama dengan PC IPNU IPPNU Kota Malang di lapangan, mendapati temuan bahwa banyak sekolah khususnya SMP di Kota Malang penyebarannya tidak merata.

Direktur Eksekutif Pattiro, Asiswanto Darsono mengatakan, penerapan sistem PPDB tahun 2019 di Kota Malang menimbulkan gejolak di masyarakat.

Hati-hati Langgar Batas Kecepatan Kendaraan di Tol Pandaan-Malang, Ini Besaran Dendanya!

Oleh karena itu, Pattiro Malang melakukan studi untuk memotret pelaksanaan PPDB 2019 di Kota Malang.

"Studi sudah kami lakukan di lima Kecamatan di Kota Malang untuk melakukan penggalian data primer dan sekunder," ucap Asis disela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Rabu (7/8).

Kata Asis, kebijakan Permendikbud No 51 tahun 2018 harus dikaji ulang untuk di Kota Malang.

Dikarenakan kata dia kebijakan ini tidak bisa dipukul rata melihat kondisi yang ada di Kota Malang.

"Kebanyakan sekolah SMP di Kota Malang terletak di Kecamatan Klojen yang memiliki populasi jumlah penduduk terkecil. Berbeda dengan yang di Kecamatan Sukun dengan jumlah populasi terbesar tapi jumlah SMP-nya sedikit, yakni cuma tiga, sedangkan di Kecamt Klojen ada delapan," ujarnya.

Pemkab Malang Larang Penjual Dagangkan Hewan Kurban Betina Produktif, Diancam Pidana Bui 3 Tahun

Sementara itu, dalam studi ke lapangan tersebut Pattiro menerjunkan 19 orang yang terdiri dari Mahasiswa Universitas Brawijaya, Pattiro dan dari PC IPNU IPPNU Kota Malang.

Studi itu dilakukan ke sejumlah sekolah, orang tua wali murid, Dinas Pendidikan Kota Malang, Komisi D DPRD Kota Malang, dan juga tokoh masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved