Penjelasan Polisi Terkait Penahanan Remaja di Malang Pencuri HP, Tersangka Sudah Sering Mencuri

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana memberikan penjelasan terkait penahanan AS (16)

Penjelasan Polisi Terkait Penahanan Remaja di Malang Pencuri HP, Tersangka Sudah Sering Mencuri
SURYA.CO.ID/ERWIN WICAKSONO
AS (16) tertunduk lesu meratapi perbuatannya di hadapan penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana memberikan penjelasan terkait penahanan AS (16) wargaDesa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang yang terlibat kasus pencurian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, tersangka sudah melakukan pencurian berkali-kali dan meresahkan masyarakat sekitar.

"Iya ditahan. Tersangka melakukan pencurian dengan membongkar rumah tetanganya. Aksi pencurian sudah dilakukan tersangka berkali-kali tak hanya kali ini," kata Yulistiana ketika dikonfirmasi, Jumat (9/8/2019) petang.

Kecanduan Game Online, Remaja 16 Tahun dari Malang Ini Rela Acak-acak Rumah Tetangga & Embat Ponsel

Pria di Malang Tewas Gantung Diri dengan Korden, Sempat Jemput Sang Anak dan Ditinggal Jalan-Jalan

"Korbannya tetangganya sendiri juga banyak. Ia sempat mau dihakimi massa. Berulang-ulang melakukan pencurian, daripada meresahkan warga, akhirnya kami melakukan penahanan," jelas 

Yulistiana menambahkan, tersangka juga pernah  melakukan pencurian uang kotak amal di salah masjid di desa setempat. Karena sudah berulang kali melakukan aksi pencurian, akhirnya pihak kepolisian melakukan penindakan.

"Tersangka dijerat pasal 363 KUHP ayat 2 tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana paling lama 9 tahun penjara," tutup Yulistiana. 

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved