Surabaya Great Expo 2019, Lonjakan Peserta Melebihi 100 Persen, Targetkan Transaksi Sekian Miliar

Surabaya Great Expo 2019 yang diselenggarakan oleh PT Debindo Mitra Tama bekerjasama dengan Disperindag dan Dekranasda diikuti hampir 200 tenan.

Surabaya Great Expo 2019, Lonjakan Peserta Melebihi 100 Persen, Targetkan Transaksi Sekian Miliar
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
(kiri ke kanan ) Hanna Septia Selaku Public Relations Grand City Mall Surabaya dan Tomi Redianto selaku Project Manager PT Debindo Mitra Tama saat di temui TribunJatim.com di gelaran Surabaya Great Expo 2019 yang di selenggarakan di Grand City Convex Surabaya, Rabu (14/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gelaran Surabaya Great Expo 2019 yang diselenggarakan oleh PT Debindo Mitra Tama bekerjasama dengan Disperindag Kota Surabaya dan Dekranasda Kota Surabaya diikuti hampir 200 tenan.

Acara yang digelar di Grand City Convex Surabaya ini berlangsung selama 5 hari, yakni 14-18 Agustus 2019.

Tomi Redianto selaku Project Manager PT Debindo Mitra Tama menjelaskan, tahun 2019 ini Surabaya Great Expo (SGE) mengusung tema "The Most Creative Multiproduct Exhibition".

Gelaran Surabaya Great Expo 2019, UMKM Bisa Urus HAKI hingga Hak Paten Merek Secara Gratis

Bordir dan Bunga Kering Klobot Bakal Sedot Perhatian Surabaya Great Expo 2019

"Berdasarkan tema itu maka yang hadir kali ini bermacam-macam tenant. Jadi memang multiproduk," kata dia saat ditemui TribunJatim.com di venue acara, Rabu (14/8/2019).

Untuk tenant yang hadir lanjut Tomi, ada tenant kuliner, craft, batik, layanan jasa, lembaga perbankan hingga pendidikan.

"Banyak sekali peningkatan peserta tahun ini. Kalau tahun lalu hanya ada 80 stan, taun ini hampir 200, tepatnya 197 stan," paparnya.

Berbeda dari SGE tahun lalu, Tomi menjelaskan SGE 2019 ini ada gelar karya Dekranasda.

"Ada juga gelar karya Drkranasda Surabaya di dalam SGE 2019 yg menampilkan bunga kering dan eksotika bordir dgn tema living room," jelas Tomi.

"Tak hanya itu, Dekranasda yang juga mengangkat UMKM di Surabaya ini menyajikan produk-produk khas seperti bordir dan bunga kering," imbuhnya.

Ditanyai soal target pengunjung, Tomi mengatakan pihaknya berharap ada peningkatan 10 persen pengunjung dibanding tahun 2018.

"Pengunjung tahun 2018 ada 5000 sekian, semoga meningkat 10 persen lah. Target pendapatan tahun lalu 6.8 miliar semoga naik juga," harapnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved