Inspirasi Generasi Muda, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Bukit Tunggangan Trenggalek
Inspirasi Generasi Muda, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Bukit Tunggangan Trenggalek.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sudarma Adi
Inspirasi Generasi Muda, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Bukit Tunggangan Trenggalek
TRIBUNTRENGGALEK.COM, DURENAN - Sorak gembira terdengar lantang ketika bendara merah putih raksasa berhasil dibentangkan di Bukit Tunggangan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (15/8/2019).
Bendera selebar 50 meter x 9 meter itu pun akan terpampang di bukit wisata paralayang yang dekat dengan jalan provinsi itu hingga akhir Agustus mendatang.
• 200 Sekolah Dasar di Kabupaten Trenggalek Didorong untuk Menerapkan Pola Sekolah Sehat
• Festival Paralayang Nasional Trenggalek Bakal Digelar di Bukit Tunggangan, Catat Jadwalnya!
• Hasil Perhitungan Suara Ulang di Trenggalek, PDIP Dapat Tambahan 18 Suara, Tapi Kursi Tak Berubah
Setidaknya, puluhan anggota gabungan Polri, TNI, Tim SAR, Pramuka, dan warga sekitar bekerja sama memasang bendera itu.
Mereka harus membawa bendera dengan jalan kaki dari bawah bukit hingga puncak setinggi sekitar 350 meter.
Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S berharap, pembentangan bendara raksasa itu bisa menginspsirasi generasi muda.
"Agar berjiwa patriot, pantang menyerah, dan tentunya memiliki nasionalisme tinggi terhadap bangsa dan negara," kata Kapolres.
Pengibaran bendera raksasa oleh Polres Trenggalek ini bukan yang pertama.
Tahun lalu, pembentangan bendera raksasa juga dilakukan di Gunung Kebo.
Bukit Tunggangan sengaja dipilih sebagai lokasi untuk pembentangan tahun ini karena tempat itu juga menjadi daerah wisata paralayang.
Bendera yang terbantang juga lebih mudah dilihat pengguna jalan dari jalan raya.
Dengan pembentangan di bukit itu, Didit berharap potensi wisata di Kabupaten Trenggalek turut terpromosikan ke khlayak luas.
"Kami jadikan agenda tahunan setiap Agustus untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI," ungkapnya.
Pengibaran sengaja dipilih dua hari sebelum upacara bendara peringatan hari kemerdekaan.
"Soalnya, kalau pengibaran tanggal 17, personil yang membentangkan tidak cukup karena ada upacara di depan pendopo. Untuk pembentangan, butuh personil banyak dan medannya susah," kata Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi.
Selain di Bukit Tunggangan, agenda rutin pembentangan bendera raksasa di Kabupaten Trenggalek juga digelar di Tebing Sepikul, Kecamatan Watulimo. Tebing itu merupakan area panjat tebing tertinggi di Jatim.