Penetapan Fraksi di DPRD Kota Blitar Tinggal Menunggu Surat dari Hanura dan PKS

Pembentukan fraksi di DPRD Kota Blitar sudah hampir selesai. Rencananya, hasil pembentukan fraksi akan disahkan lewat rapat paripurna yang dilaksanaka

Surya/ Samsul hadi
Para perwakilan guru non PNS TK di Kota Blitar wadul ke DPRD Kota Blitar. Mereka resah dengan kebijakan pengalihan status TK swasta menjadi negeri. 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pembentukan fraksi di DPRD Kota Blitar sudah hampir selesai. Rencananya, hasil pembentukan fraksi akan disahkan lewat rapat paripurna yang dilaksanakan awal pekan depan.

Pimpinan Sementara DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, mengatakan pengesahan fraksi masih menunggu surat dari semua partai yang memiliki wakil di DPRD Kota Blitar. Sampai sekarang masih ada partai yang belum mengirimkan surat ke dewan.

"Surat dari Hanura dan PKS sampai sekarang belum masuk. Rencananya hasil pembentukan fraksi kami paripurnakan Senin pekan depan," kata Syahrul Alim kepada Tribunjatim.com, Selasa (3/9/2019).

Syahrul menjelaskan jumlah fraksi di DPRD Kota Blitar tetap empat fraksi dari total jumlah anggota dewan ada 25 orang. Hanya saja, komposisi fraksi sedikit berbeda dengan periode sebelumnya.

Dari empat fraksi periode ini, tiga fraksi berdiri sendiri dan satu fraksi gabungan. Fraksi yang berdiri sendiri, yaitu, Fraksi PDIP, Fraksi PKB diikuti Partai Hanura, dan Fraksi PPP.

Ashanty Sering Ngompol sampai 3 Kali Dibongkar Anang Hermansyah, Ibunda Aurel-Azriel: Oh My God!

Di Tengah Isu Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi Diyakini Bakal Masih Balapan hingga Musim 2022

BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Jawa Timur Terjadi di Bulan Oktober

Sedangkan fraksi gabungan terdiri atas Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan PKS.

"Kalau periode sebelumnya ada dua fraksi berdiri sendiri dan dua fraksi gabungan," ujar politikus PDIP itu kepada Tribunjatim.com.

Fraksi yang berdiri sendiri pada periode sebelumnya, yaitu, Fraksi PDIP dan Fraksi PKB yang diikuti Hanura dan Nasdem. Sedangkan fraksi gabungannya, yakni Fraksi Gabungan Indonesia Adil Sejahtera (Partai Gerindra dan PKS) dan Fraksi Gabungan Persatuan Pembangunan Karya Demokrat (PPP, Golkar, dan Demokrat).

"Senin akan kami paripurnakan sekaligus dengan usulan pimpinan dewan," katanya kepada Tribunjatim.com.

Untuk komposisi pimpinan DPRD Kota Blitar periode ini diisi dari PDIP, PKB, dan PPP. Sesuai hasil Pileg, PDIP mendapat jatah kursi ketua dewan. Sedangkan PKB dan PPP, masing-masing mendapat jatah kursi wakil ketua dewan.

Pada periode sebelumnya, unsur pimpinan dewan diisi dari PDIP, PKB, dan Partai Gerindra. Pada periode ini, Partai Gerindra tidak mendapat jatah posisi pimpinan karena jumlah kursinya di Pileg 2019 berkurang dari tiga kursi menjadi dua kursi.

"Setelah fraksi terbentuk, kami akan membentuk pimpinan dewan definitif dan selanjutnya membentuk alat kelengkapan," kata Syahrul. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved