Polisi Bentuk Satgas Antijudi di Jember, Diisi TNI Hingga Relawan, Pantau 161 Desa Gelar Pilkades

Polisi Bentuk Satgas Antijudi di Jember, Diisi TNI Hingga Relawan, Pantau 161 Desa Gelar Pilkades.

Polisi Bentuk Satgas Antijudi di Jember, Diisi TNI Hingga Relawan, Pantau 161 Desa Gelar Pilkades
SURYA/SRI WAHYUNIK
satgas antijudi polres jember 

Polisi Bentuk Satgas Antijudi di Jember, Diisi TNI Hingga Relawan, Pantau 161 Desa Gelar Pilkades

TRIBUNJEMBER.COM, JEMBER - Polres Jember membentuk Tim Satgas Antijudi menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Jember.

Tim Satgas Antijudi ini tidak hanya berisikan anggota Polri dan TNI, namun juga relawan dari unsur masyarakat.

Babinkamtibmas dan Babinsa di masing-masing desa menjadi anggota Tim Satgas Antijudi, ditambah dengan relawan.

Biaya Pendidikan SMA, SMP, dan SD Jadi Penyumbang Tertinggi Inflasi Agustus 2019 di Jember Versi BPS

Masuk 10 Besar Calon Pimpinan KPK, Dosen Universitas Jember: Harus Dihadapi

KPK Bakal Latih Penyuluh Antikorupsi di Jember, Tujuannya ini

"Ada driver ojek, tukang bakso, tukang becak, tukang jual cilok. Relawan masyarakat yang menolak judi di Pilkades silahkan bergabung,' ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Selasa (3/9/2019).

Tim Satgas Antijudi ini diresmikan dan diluncurkan di Mapolres Jember, Selasa (3/9/2019). Menurut Kusworo, Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan pelapisan pemantauan terkait indikasi adanya judi di ajang Pilkades. Mereka dibantu oleh relawan Satgas Antijudi tersebut.

Dia menegaskan, pihaknya tidak menoleransi adanya perjudian di ajang Pilkades serentak di Jember.

"Jangan sampai ada tindakan judi terkait Pilkades. Masyarakat juga harus mewaspadainya. Jangan sampai ada warga yang terlibat dalam perjudian ini. Karena bisa saja mereka yang judi atau jadi penombok kemudian kalah, akan memicu terjadinya tindak kriminalitas lainnya," tegasnya.

Dia mengimbau warga memilih calon kepala desa secara jujur, adil, dan rahasia, sesuai dengan pilihan masing-masing. Kusworo mengimbau warga tidak tergiur dengan iming-iming judi.

"Jangan sampai masuk bui hanya karena judi karena ancaman berjudi itu 10 tahun penjara. Jangan sampai uang buat beli susu anak habis karena ikut judi," tegas Kusworo.

Satgas Antijudi itu memantau 161 desa yang bakal menggelar Pilkades bulan September ini. Kusworo menambahkan, jika ada pihak-pihak yang menemukan warga terlibat perjudian Pilkades, hendaknya tidak main hakim sendiri. Dia menyilahkan melapor ke polisi.

Pada September ini, Kabupaten Jember menggelar Pilkades. Ada 161 desa yang menggelar pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpian desa tersebut.

Hari H pemungutan suara kepala desa dilakukan setiap hari Kamis di setiap pekan. Ada empat hari Kamis selama bulan September yang menjadi hari pemilihan.

Hari H pemungutan digilir berdasarkan wilayah. Setiap hari Kamis ada lebih dari 30 desa yang menggelar Pilkades. Pilkades gelombang pertama digelar Kamis (5/9/2019) nanti.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved