Breaking News:

Stok Blangko e-KTP Menipis, Pemkot Surabaya Buatkan KTP Virtual Certificate

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya berusaha menggantikan e-KTP dengan alternatif lain, yakni virtual certificate.

SURYA/DELYA OCTOVIE
Kepala Dispendukcapil, Agus Imam Sonhaji tunjukkan cetakan Virtual Certificate sebagai pengganti surat keterangan yang bisa dicetak kapanpun maupun disimpan dalam bentuk pdf 

Virtual certificate itu tentunya bisa dipergunakan untuk keperluan perbankan, imigrasi, kepolisian, asuransi, BPJS, perkawinan, dan pendidikan.

Bahkan, Agus menjelaskan sudah melakukan sosialisasi kepada berbagai instansi untuk pergunaan virtual certificate ini.

“Jadi, virtual certificate ini bisa dipergunakan seperti KTP elektronik, kami sudah sosialisasikan kepada berbagai instansi,” jelasnya.

Pemkot juga memastikan pencetakan tanda pengurusan dokumen kependudukan maupun virtual certificate itu bisa dilakukan di kecamatan. Sehingga, warga tidak perlu datang ke Siola.

Ini tertulis dalam surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Hendro Gunawan terkait dengan pencetakan tanda pengurusan dokumen kependudukan dan virtual certificate tersebut.

“Virtual certificate ini gratis. Makanya kami beri watermark agar tidak ada yang sampai menyalahgunakan atau menarik biaya,” tegasnya.

(Smart Centre Trenggalek Mulai Dibangun, Layanan Surat SKTM hingga e-KTP Bisa Rampung di Kantor Desa)

Agus menambahkan, masa berlaku virtual certificate ini selama 6 bulan. Setelah 6 bulan akan mati secara otomatis apabila tidak diperpanjang.

“Nah, kalau nanti e-KTP nya sudah jadi, maka secara otomatis virtual certificate ini tidak akan berlaku lagi. Kami juga terus menunggu pasokan blangko e-KTP itu normal kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dispendukcapil Surabaya kesulitan karena stok blangko dan material dari pusat berkurang drastis.

Awalnya, Dispendukcapil bisa mendapat 10.000 blangko, kini hanya 500-1.000.

Sedangkan, dalam satu hari, Dispendukcapil biasa menerima 1.800 permintaan e-KTP baru. 

Reporter: Surya/Delya Oktovie

(16 Ribu Warga Magetan Belum Terlayani e-KTP, Dispendukcapil Sementara Beri Surat Keterangan)

Penulis: Delya Octovie
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved