Pengedar Sabu-sabu di Gresik ini Tak Berkutik Saat Ditangkap di Rumahnya, Lagi Nikmati Sabu

Sholeh alias Borem (37), warga Dusun Sumberrejo, Desa Sumberrejo, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, ditangkap jajaran Polsek Wringinanom

Pengedar Sabu-sabu di Gresik ini Tak Berkutik Saat Ditangkap di Rumahnya, Lagi Nikmati Sabu
istimewa
Pengedar sabu-sabu, Sholeh saat diamankan beserta barang buktinya di Mapolsek Wringinanom, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sholeh alias Borem (37), warga Dusun Sumberrejo, Desa Sumberrejo, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, ditangkap jajaran Polsek Wringinanom karena menyimpan sabu-sabu paket hemat sebanyak 7 paket.

Pengedar sabu-sabu ini berhasil dibekuk setelaha da pengembangan dari pelaku sebelumnya yakni Suher alias Monreng (31), warga Desa Sumberwaru Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik yang ditangkap petugas saat nongkrong warung kopi dan kedapatan membawa sabu-sabu seberat 0,20 gram.

Atas info tersebut jajaran Polsek Wringinanom dipimpin Kanit Reskrim Aipda Dwi Rahmanto menggeledah rumah
Sholeh. Sehingga ditemukan 7 paket sabu-sabu siap edar dan sisa dikonsumsi.

Saat didatangi di rumahnya, tersangka Sholeh sedang duduk-duduk di ruang tamu. Terdapat barang-barang perlengkapan pesta sabu-sabu, seperti bong alat hisap sabu lengkap dengan pipet kaca bekas pemakaian sabu.

Di Warung Bawa Sabu, Warga Gresik Ditangkap Polisi

Mundur Jadi Asisten Raffi Ahmad, Merry Singgung soal Kecewa saat Ditanya Alasan Tak Mau Balik Kerja

VIDEO Anggota DPR Menangis Ingatkan Keadaan Papua saat Sidang, Singgung soal Sandiwara Berebut Kursi

"Dari penggeledahan, ditemukan tujuh bungkus plastik narkotika jenis sabu total seberat 1.26 gram di dapur dalam rumahnya," kata Kapolsek Weringinanom AKP Fared Yusuf kepada Tribunjatim.com, Jumat (4/10/2019).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 114 dan pasal 112 ayat (1) Undang -undang Nomor 35 Tahun 2009.

"Tersangka diduga sebagai pengguna dan pengedar narkoba jenis sabu-sabu, sehingga dikenakan dua pasal. Sebagai pengguna dan pengedar, ancaman penjara minimal lima tahun," kata AKP Fared Yusuf kepada Tribunjatim.com.

Sementara, tersangka Sholeh tidak banyak berbicara. Kepada penyidik mengakui kesalahannya dan sudah beberapa kali pesta sabu.
"Ya hanya untuk lebih percaya diri saat jual sabu," kata Sholeh kepada penyidik.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 7 bungkus plastik narkotika jenis sabu dengan berat total seberat 1.26 gram, sebuah handphone warna hitam, sebuah bong alat hisap sabu lengkap dengan pipet kaca bekas pemakaian sabu, dan uang Rp 350.000 hasil penjualan narkotika jenis sabu. (Sugiyono/Tribunjatim.com)

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved