Tak Sadar Pria dari Batu Diintai Polisi Saat Ambil Sabu di Bawah Pohon, Diciduk Saat Jual di Jalan

Tak Sadar Pria dari Batu Diintai Polisi Saat Ambil Sabu di Bawah Pohon, Diciduk Saat Jual di Jalan.

Tak Sadar Pria dari Batu Diintai Polisi Saat Ambil Sabu di Bawah Pohon, Diciduk Saat Jual di Jalan
SURYA/BENNI INDO
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama menunjukkan barang bukti berupa sabu yang diamankan dari Manan dalam rilis di Polres Batu, Senin (7/10/2019). 

Tak Sadar Pria dari Batu Diintai Polisi Saat Ambil Sabu di Bawah Pohon, Diciduk Saat Jual di Jalan

TRIBUNJATIM.COM, BATU - 48.22 gram sabu-sabu diamankan Polres Batu.

48.22 gram sabu itu merupakan penindakan dari 10 laporan yang masuk ke Polres Batu.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama mengakatan kalau 1 gram sabu yang berhasil diamankan bernilai Rp 1.2 juta. Dengan begitu, dari barang yang disita itu nilai totalnya sekitar Rp 60 juta.

Demi Lunasi Utang Rp 100 Juta, Pemuda dari Batu Ini Pura-pura Sewa Lalu Embat Mobil & 9 Sepeda Motor

Mengintip Rumah Olivia Jensen yang Dinikahi Pengusaha Batu Bara, Dapurnya Cantik dan Mentereng

Percantik Dinding dengan Kreasi Seni Dekupase Teknik Batu Bata

“Pada konteks ini Polres Batu mengamankan 15 orang tersangka. Tiga pengedar, empat kurir dan delapan orang adalah pemakai,” kata Harvi, Senin (7/10/2019).

Dengan diamankannya 48.22 gram sabu-sabu itu, Polres Batu menaksir telah menyelamatkan 241 orang generasi muda dari narkoba dengan asumsi 1 gram sabu bisa dikonsumsi 5 orang.

Pengungkapan sabu-sabu dalam jumlah lumayan banyak ini sebagai bentuk komiten Polres Batu perang terhadap narkotika. Polisi juga mengamankan Abdul Manan yang menjadi pengedar. Manan diamankan Satnarkoba Polres Batu pada 30 September 2019.

“Saat itu, AM berada di di pinggir jalan daerah Desa Giripurno, Kota Batu. Waktu itu tersangka sudah kami intai, kemudian kami tangkap pukul 4 sore,” ujar Harvi.

Saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti berupa 3 pocket sabu. Kemudian, digeledah lebih jauh, polisi mendapatkan 40.55 gram sabu lagi dari Manan atau senilai hampir Rp 50 juta.

“Ada juga pocket kecil, seperangkat alat untuk nyabu dan alat lainnya. Tersangka AM ini memiliki dan menguasai sabu terbungkus,” papar Harvi.

Ditegaskan Harvi, Polres Batu menyatakan perang terhadap Narkotika. Polres Batu juga terus berupaya untuk melakukan tindakan pencegahan.

“Tidak ada alasan apapun, kita semua perang, termasuk juga upaya pencegahan. Selain Resnarkoba juga ada Anggota Binmas yang melakukan penyuluhan bekerjasama dengan BNN ke masyarakat,” papar Harvi.

Manan mengaku mendapatkan barang dari seseorang yang tidak ia kenal. Model transaksinya adalah model ranjau. Model ranjau ini adalah cara transaksi antara pembeli dan penjual tanpa saling tatap muka. Barang ditaruh di suatu tempat, kemudian diambil oleh pembeli setelah sebelumnya diberi tahu oleh penjual. Manan menjual sabu-sabu itu kepada para sopir truk.

“Saya tidak kenal dengan orangnya. Saya ambil barang ranjau, di bawah pohon,” kata Manan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved