Pelaku Pembalakan Liar di Taman Nasional Meru Betiri Ditembak, KLHK: Sudah Sesuai SOP

Penembakan pelaku pembalakan liar oleh Satuan Polisi Khusus Hutan di Taman Nasional Meru Betiri dinyatakan telah memenuhi standar operasional prosedur

Pelaku Pembalakan Liar di Taman Nasional Meru Betiri Ditembak, KLHK: Sudah Sesuai SOP
SURYA/HANIF MANSHURI
Ilustrasi pencuri kayu 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Penembakan pelaku pembalakan liar oleh Satuan Polisi Khusus Hutan di Taman Nasional Meru Betiri dinyatakan telah memenuhi standar operasional prosedur.

Direktur Kawasan Konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Diah Murtiningsih mengatakan kasus pembalakan liar di wilayah sudah lama terjadi.

"Kegiatan pembalakan liar (ilegal logging) sudah berjalan sangat lama yaitu tahun 2001. Dan diduga serta terindikasi bahwa kegiatan ilegal logging sudah terorganisir," ujarnya.

Diah ditemui saat berada di kantor BBKSDA Jawa Timur pada Selasa (8/10/2019).

(Pencuri Kayu di Blitar ini Terjun ke Sungai Hindari Sergapan Petugas, Satu Pencuri Tertangkap)

Ia menjelaskan penembakan tersebut terjadi saat pelaku ketahuan melakukan kegiatan ilegal logging ketika petugas melakukan patroli.

"Namun pelaku justru mengacungkan senjata tajam dan melawan petugas. Sehingga terjadilah peristiwa penembakan itu," tambahnya.

Dirinya juga mengaku bahwa petugas polisi hutan tidak serta merta menembak pelaku begitu saja.

"Petugas sudah memberikan tembakan peringatan ke udara namun pelaku justru menyerang petugas. Sehingga petugas akhirnya menembak pelaku," jelasnya.

Kasus ini sekarang sedang dilakukan penyelidkan oleh Polda Jatim dengan memeriksa beberapa saksi.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved