Desa Watesari, Ditetapkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Sidoarjo

Kesadaran warganya yang tinggi terhadap BPJS Ketenagakerjaan membuat Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ditetapkan menjadi desa sadar Bpjs

Desa Watesari, Ditetapkan Sebagai Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Sidoarjo
M Taufik/Surya
Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ditetapkan menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo berkat tingginya kesadaran warga di sana terhadap BPJS Ketenagakerjaan 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kesadaran warganya yang tinggi terhadap BPJS Ketenagakerjaan membuat Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ditetapkan menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo.

Penetapan itu juga karena Desa Watesari dinilai telah berperan aktif dalam mensosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan, serta tingginya keikutsertaan warga.

Penetapan desa sadar BPJS ini ditandai dengan peresmian papan nama Desa Watesari Sadar Jaminan Sosial yang terpasang di depan Balai desa.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo Muhyidin mengatakan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan hingga ke pedesaan sebagai bukti bahwa negara hadir dalam memberikan fasilitas berupa perlindungan tenaga kerja kepada seluruh masyarakat pekerja, mulai dari badan usaha maupun tenaga kerja mandiri.

"Dengan iuran terjangkau, masyarakat pekerja mendapatkan perlindungan Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan manfaat yang besar," katanya kepada Tribunjatim.com.

Bulan Depan PDAM Lamongan Alami Krisis Sumber Air Baku, Masyarakat Bakal Alami ini

Pohon Raksasa di Trawas Mojokerto Tumbang, Batang Pohon Timpa dan Tersangkut di Atap Jembatan

Menjajal Aerox 155 VVA di Safety Riding Yamaha, Skuter Matik yang Punya PWR Terbaik di Kelasnya

Saat ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Ketenagakerjaan bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja. Agar mendapat jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Partisipasi dan kesadaran warga Sidoarjo sangat tinggi, terbukti dengan meratanya peserta BPJS Ketenagakerjaan di hampir seluruh desa, dan tahun ini Pemkab Sidoarjo kita ajukan untuk mendapatkan penghargaan Anugerah Paritrana Award," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Penghargaan itu merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemerintah daerah dan perusahaan di Indonesia yang mendukung penuh implementasi dan tertib administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala Desa Watesari, Sukisno mengapresiasi program Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan yang hadir di desanya.

Dia mengatakan, masyarakat cukup antusias menjadi peserta mandiri setelah mengetahui pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan.

Terlebih, pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan santunan kematian dan jaminan hari tua oleh Bupati Sidoarjo kepada ahli waris Istri dari Sulistyo dengan total santunan sebesar Rp 55 juta, ditambah beasiswa manfaat Rp 12 juta dan uang pensiun Rp 341 ribu perbulan.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengharapkan seluruh aparatur pemerintah di setiap tingkat agar membantu mensosialisasikan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar masyarakat pekerja dapat bekerja dengan tenang dan dapat meningkatkan produktivitasnya.

"Program BPJS Ketenagakerjaan merupakan sebuah kebutuhan masyarakat pekerja, saya harap para pekerja di Desa Watesari seluruhnya mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan agar bisa mendapat jaminan sosial dan jaminan hari tua atau pensiun" tandasnya.(ufi/Tribunjatim.com)

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved