Bayar Pajak Kendaraan, BPJS dan Tagihan Bisa Lewat BUMDesa, Akses Layanan Warga Pedesaan Makin Mudah

Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) mulai menambah jaringan pelayanan masyarakat pedesaan. Kini bisa membayar pajak hingga tagihan

Bayar Pajak Kendaraan, BPJS dan Tagihan Bisa Lewat BUMDesa, Akses Layanan Warga Pedesaan Makin Mudah
ISTIMEWA
Penandatanganan kerjasama saat peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-47 Provinsi Jawa Timur 2019 di Kampung Kerapu, Kabupaten Situbondo, Sabtu (19/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guna mensukseskan program Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yaitu CETTAR (Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif), Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) mulai menambah jaringan pelayanan masyarakat pedesaan.

Jika sebelumnya hanya melayani aktivitas perekonomian warga desa, saat ini BUMDesa di Jawa Timur bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor, tagihan listrik, telpon, BPJS dan pembayaran tagihan dan pelayanan jasa lainnya, seperti halnya layanan yang bisa diakses masyarakat di kantor pos.

Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Regional VII PT Pos Indonesia (persero) Jawa Timur, Arifin Muchlis, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Mohammad Yasin, telah menandatangani kerjasama untuk mengembangkan layanan tersebut.

6 Lokasi di Gresik Dilalap Api Dalam Sehari, PMK Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan saat peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16 dan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-47 Provinsi Jawa Timur 2019 di Kampung Kerapu, Kabupaten Situbondo, Sabtu (19/10/2019).

Beberapa hal yang dikerjasamakan antara lain, Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Pelayanan Pembayaran Tagihan, Pelayanan Penyaluran Dana, Pelayanan Pengiriman surat, paket dalam dan luar negeri, dan pelayanan jasa lainnya.

Mohammad Yasin, mengungkapkan melalui kerjasama tersebut, PT Pos bisa memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat hingga ke pelosok-pelosok pedesaan.

Warga Tulungagung Sambat Kelilipan dan Mata Perih Gegara Abu Tipis Beterbangan Dampak Karhutla

"PT Pos juga bisa membantu pembinaan BUMDesa utamanya di bidang pelatihan dan pemasaran produk unggulan masyarakat melalui Program Kemitraan maupun gerai-gerai yang dimiliki PT Pos," kata Yasin, Minggu (20/10/2019).

Selain itu, PT Pos juga akan membantu memberikan pelatihan dan fasilitasi pembuatan aplikasi khusus bagi BUMDesa sebagai Agen Pos.

"Ini adalah pertama kali di Indonesia PT Pos memfasilitasi kerjasama keagenan dengan BUMDesa," tambahnya.

Di Jawa Timur lanjut Yasin, ada 413 BUMDesa yang masuk kategori berkembang dari 5.432 desa yang memiliki BUMDesa.

Ratusan Karangan Bunga Banjiri Grahadi, Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Disambut Antusias Warga Jatim

Kerjasama layanan dengan PT Pos digelar di BUMDesa yang sudah berkembang dan selanjutnya akan terus diperluas.

Sesuai UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 diamanatkan bahwa pemerintahan daerah dan pemerintahan desa harus memberdayakan keberadaan BUMDes yang harus dikelola dengan baik.

"BUMDesa bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perekonomian desa dan instrumen untuk pengentasan kemiskinan di pedesaan," jelasnya.

TERPOPULER - Melaney Skakmat Raffi hingga Wajah Tegang Asisten Nia Bertamu ke Orangtua Ardi Bakrie

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved