Pertamini Itu Ilegal, Namun Tidak Bisa Ditertibkan, Begini Penjelasan Disperindag

Usaha penjualan BBM eceran dengan model seperti SPBU mini atau yang akrab disebut Pertamini menjamur di Sidoarjo. Jumlahnya mencapai sekitar 350 unit

Pertamini Itu Ilegal, Namun Tidak Bisa Ditertibkan, Begini Penjelasan Disperindag
TribunJatim/Achmad Amru Muiz
Salah satu Pertamini milik warga yang ada jalan raya desa Sumberjo kecamatan Batu kota.Batu, Jumat (17/2). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Usaha penjualan BBM eceran dengan model seperti SPBU mini atau yang akrab disebut Pertamini menjamur di Sidoarjo.

Jumlahnya mencapai sekitar 350 unit, tersebar di berbagai wilayah di Kota Delta.

Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo memastikan bahwa usaha penjualan BBM tersebut ilegal.

Selain tidak ada izinnya, bisnis ini juga disebut berbahaya bagi konsumennya.

(SPBU Mini di Sukodono Terbakar, Para Pemilik Pertamini Diajari Hubungi Polisi Pakai Panic Button)

"Jelas bahwa pertamini itu Ilegal. Itu juga sudah ditegaskan oleh BPH Migas maupun Direktorat Metrologi," kata Tjarda, Kepala Disperindag Sidoarjo, Senin (21/10/2019).

Namun, pihaknya mengaku tidak akan melakukan penertiban terhadap ratusan pertamini yang sudah beroperasi di berbagai wilayah di Sidoarjo.

Hanya dikatakan dia bahwa para penjual BBM model ini diminta untuk peka dan bersiap mengganti usahanya dengan yang lain, yang legal dan aman.

Menurut Tjarda, selain bukan usaha resmi atau di bawah cabang perusahaan Pertamina, usaha pertamini juga sulit ditera.

Secara keamanan dinilai tidak ada jaminan pasti.

"Dari segi keamanan juga terbilang bahaya," sambungnya.

(Ini yang Bikin Pemerintah Tak Kuasa Tertibkan Menjamurnya Pertamini)

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved