Sebulan Lebih Kebakaran di Gunung Semeru Jatim Belum Selesai, Begini Penjelasannya

Kebakaran hutan di Gunung Semeru, Lumajang, masih belum teratasi. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru menyebut 121 dilalap api

Istimewa
proses pemadaman api di hutan gunung Semeru. - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru - 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur masih belum teratasi.

Hingga kini, api masih muncul di blok Po'o, Doyong dan Bantengan yang masuk wilayah kerja Resort PTN Ranu Pani.

"Lokasi titik api sempat dipadamkan. Tetapi kondisinya yang kering dan angin kencang bikin titik kebakaran muncul lagi," terang Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru, Syarif Hidayat, Selasa (22/10/2019).

Ia menyebut luas terdampak kebakaran hutan di Semeru mencapai 121 hektar.

(Kebakaran Gunung Arjuno Masih Sulit Dipadamkan, Khofifah Minta Pesantren Jatim Salat Istisqo)

Titik api yang berhasil dipadamkan di antaranya Gunung Kepolo, Arcopodo, Kelik, Watupecah, Waturejeng, Ayek-ayek, Pusung Gendero, Ranu Kumbolo, Pangonan Cilik, Oro-oro Ombo, Watu Tulis, Po'o, Kemlamdingan Dowo, Pos 1, Sentong, Pasang Kupluk, Gunung Lanang, Bantengan, Pasangan dan Ledok Tirem.

Menurut Syarif, pada Selasa (22/10/2019) ini, ada 53 personel gabungan yang diterjunkan untuk memadamkan api.

Mereka masih memadamkan menggunakan metode sederhana dengan mendekati titik api. Peralatan yang dibawa antara lain jetshooter, gepyok dan ranting.

"Sebagian juga membuat sekat bakar pada medan datar, agar api tidak meluas," tutup dia.

Kebakaran di hutan Gunung Semeru terjadi sejak 17 September 2019.

Api awalnya membakar kawasan Kalimati dan Gunung Kepolo yang letaknya tak jauh dari puncak Mahameru.

Sebulan lebih berlalu, kebakaran di gunung tertinggi pulau Jawa ini masih juga belum dapat dipadamkan.

(Kebakaran Gunung Argopuro di Jember Masih Terjadi)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved