Tunggakan Dana BPJS di Dua RS Milik Pemkot Surabaya Capai 78 M, Honor Dokter sampai Belum Dibayar

Tunggakan dana BPJS di dua RS milik Pemkot Surabaya mencapai Rp 78 M. Honor dokter pun sampai belum dibayar.

Tunggakan Dana BPJS di Dua RS Milik Pemkot Surabaya Capai 78 M, Honor Dokter sampai Belum Dibayar
TRIBUNNEWS.COM/LUCKY PRANSISKA
BPJS Kesehatan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hingga pengujung 2019, total tunggakan dana BPJS yang belum terbayarkan ke rumah sakit milik Pemkot Surabaya mencapai Rp 78 M.

Akibat tunggakan yang menumpuk itu berdampak pada utang RS menumpuk termasuk tidak bisa membayar honor dokter. 

"Salah satu dampaknya memang terhadap honor dokter yang belum terbayar. Kasihan, Sudah lima bulan mereka tak dibayar," kata Kepala Dinkes Surabaya dr Febria Rachmanita seusai menghadiri sidang di Komisi D DPRD Surabaya, Jumat (22/11/2019).

Meski honor visit dokter untuk pasien BPJS belum terbayar, tak akan memengaruhi layanan kesehatan.

Cara Pindah Kelas BJPS Kesehatan dan Syarat-syarat yang Harus Dipenuhi, Iuran BPJS Naik Tahun 2020

Dokter tidak kemudian boikot tak melayani pasien. Mereka tetap bertugas sabagaima mestinya. 

Febria menyebutkan hingga saat ini total tunggakan BPJS kepada dua RSUD di Kota Surabaya mencapai Rp 78 miliar.

Sebanyak Rp 46 M ada di RSUD Soewandhie dan 32 M ada di RSUD BDH Surabaya. Dua RS ini adalah milik Pemkot Surabaya.

Artinya, tunggakan itu belum termasuk tunggakan yang belum dibayarkan kepada RS lain yang ada di Surabaya.

Meski demikian, Jumat sore kemarin bertahap tunggakan itu mulai dibayarkan. Selain untuk honor dokter juga untuk menebus obat. 

Utang Klaim BPJS Kesehatan Tulungagung Capai Rp 199 Miliar Lebih, Defisit Penerimaan Jadi Penyebab

Febria menuturkan sore itu juga sudah mulai dicicil tunggakan hutang BPJS kepada dua RS plat merah tersebut.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved