Breaking News:

Inilah Kesaksian Korban Yang Kejatuhan Atap Pendapa Kantor Camat Jenggawah Jember

Moh Havid (26) warga Desa Jubung Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember tidak pernah menyangka dirinya menjadi korban reruntuhan material rangka atap

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SRI WAHYUNIK
Tim Unit Tipikor Polres Jember memeriksa TKP ambruknya kantor kecamatan 

 TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Moh Havid (26) warga Desa Jubung Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember  tidak pernah menyangka dirinya menjadi korban reruntuhan material rangka atap Pendapa / Aula Kantor Camat Jenggawah, Jember, Selasa (3/12/2019).

Havid berada di tempat itu untuk mengantarkan semen. Dia adalah pekerja di sebuah perusahaan semen. Dia bukan tukang di proyek rehab kantor kecamatan itu, seperti dalam berita sebelumnya.

Sekitar pukul 08.30 Wib, dia datang ke kantor yang sedang direhab itu untuk mengantar semen. Dia menurunkan, dan menempatkan semen di area pendapa yang los.

Tak lama dia menaruh semen, tiba-tiba dia mendengar suara 'gruduk' dari atasnya.

"Tiba-tiba saja mendengar suara 'gruduk' gitu, terus kayak ada besi (baja ringan) jatuh. Saya kaget dan langsung mencoba lari, tapi nggak nutut," ujar Havid kepada Surya saat ditemui di Puskesmas Jenggawah.

Paha kanannya tersangkut material sehingga menyebabkan luka robek di paha kanan itu. Akibatnya, dia terjatuh dan tubuhnya tertimpa material bangunan yang didomunikasi rangka baja ringan, dan genteng.

"Kepala saya ini kejatuhan juga," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

TERKUAK Identitas Mayat Perempuan Tewas di Kamar Kos Pria di Gresik, Usianya Sudah 49 Tahun

Polisi Jember Cek TKP di Atap Pendapa Kantor Kecamatan Jenggawah Ambruk, Kumpulkan Data & Interogasi

Polda Jatim Ringkus Komplotan Spamming Kartu Kredit Beromset Ratusan Juta di Tandes Surabaya

Beberapa luka lecet terlihat di wajahnya. Luka robek di pahan kanannya harus mendapatkan beberapa jahitan sepanjang 20 centimeter.

Havid menegaskan, saat mengantar semen, cuaca sedang cerah, tidak ada angin kencang apalagi hujan. Karenanya, dia tidak menyangka juga kalau atap bangunan itu ambruk.

Atap bangunan yang bakal menjadi lokasi Pendapa Kantor Camat Jenggawah itu ambruk saat masih dalam proses pembangunan. Kantor Camat Jenggawah itu dibongkar secara keseluruhan, dan dibangun ulang. Bangunan yang dalam proses pembangunan itu terdiri atas sejumlah ruangan, dan pendapa yang diperuntukkan sebagai ruang pertemuan. Pada Selasa (3/12/2019), atap pendapa itu ambruk. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved