Reklame Berbayar Juragan Properti Ditutupi Baliho Bacabup Tuban Tak Berizin, Pemasang 'Sambat' Rugi

Reklame berbayar juragan properti ditutupi baliho bacabup Tuban tak berizin. Pemasang 'sambat' rugi.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/M SUDARSONO
Baliho bacabup yang mendaftar di Poros perubahan ditertibkan Satpol PP, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pengusaha properti di Tuban mengeluh saat reklame berbayarnya tertutupi oleh baliho bakal calon bupati (bacabup) pada Pilkada Tuban 2020.

Reklame perumahan berizin yang terpasang di sudut jalan pramuka itu tak terlihat karena di depannya terpasang gambar para bakal calon bupati.

Pemasang reklame pun bereaksi dengan melaporkan kepada instansi berwenang.

Koalisi Gerindra-Golkar Menguat Buat Maju Pilkada Sidoarjo 2020, Siapa Calon yang Bakal Diusung?

"Kami laporkan karena saya merasa dirugikan, sudah masang reklame berbayar tapi ditutupi bacabup yang tak berizin," kata Supervisor Marketing Granada, Erik D. Ulul saat menyaksikan baliho bacabup dibredel Satpol PP, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, jika mengontrak reklame selama setahun, namun yang berjalan baru enam bulan.

Satu bulan terakhir di lokasi pemasangan reklame membuatnya meradang.

Munculkan Kader Internal di Pilkada Serentak 2020, PKS Jatim : Masih Buka Peluang Kader Eksternal

Keberadaan baliho Bacabup menutupi iklan properti miliknya.

Dia pun akhirnya melaporkan ke Dinas Perizinan, lalu diarahkan ke Kesbangpol hingga akhirnya langsung ditindaklanjuti bersama Satpol PP.

"Begitu lapor langsung ditindaklanjuti, senang tentu karena ini kan hak dari pemasang reklame," pungkasnya.

Mengejutkan, PKB Masukkan Nama Dirut PDAM Sebagai Calon Wakil Walikota di Pilkada Surabaya

Adapun baliho yang dibredel petugas Satpol PP bersama Kesbangpol yaitu Baliho Fredy Ardliyan Syah yang tak lain putra Mahkota Bupati Tuban.

Amir Burhannudin kader PDI Perjuangan, Eko Wahyudi, Agus Maimun, Warih, dan sejumlah baliho lain dari poros perubahan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto menyatakan, baliho para bacabup yang ditertibkan karena melanggar aturan perda nomor 16 tahun 2014 tentang ketertiban umum.

Survei Pilkada Surabaya 2020 Versi Suara Indonesia, Kiai dan Tokoh Parpol Jadi Rujukan Tertinggi

Banyak baliho bacabup pemasangannya juga menutupi reklame yang berizin, sehingga ditertibkan oleh satpol PP bersama Kesbangpol.

"Kita tertibkan baliho bacabup yang melanggar dan tidak berizin juga," bebernya. (M Sudarsono)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved