20 Kasus Cerai ASN Bangkalan Didominasi Faktor Ekonomi, Inspektorat: Bisa Kaya dengan Pasangan Baru?

Selama tahun 2019, Inspektorat Kabupaten Bangkalan telah menuntaskan 20 kasus perceraian di kalangan ASN Pemkab Bangkalan.

20 Kasus Cerai ASN Bangkalan Didominasi Faktor Ekonomi, Inspektorat: Bisa Kaya dengan Pasangan Baru?
99.co
Ilustrasi perceraian. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Selama tahun 2019, Inspektorat Kabupaten Bangkalan mencatat tuntaskan 20 kasus perceraian ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan.

"Ada 20 kasus percerain, keputusan sudah tuntas. Didominasi masalah ekonomi, ujung ujungnya merembet ke masalah lain," ungkap Inspektur Kabupaten Bangkalan, Joko Supriyono kepada TribunJatim.com, Senin (3/2/2020).

Mayoritas, keretakan rumah tangga ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan disebabkan faktor ekonomi.

Komisi C DPRD Kota Batu Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Atasi Banjir di Kelurahan Sisir

GOR Stadion Kanjuruhan Masuki Pembangunan Tahap 2, Pemkab Malang Targetkan Rampung September 2020

Joko menjelaskan, dalam pengajuan gugatan cerai, para ASN tidak pernah menyebutkan secara detail permasalahannya.

"Mereka tertutup, hanya ketidak cocokan. Salah satunya soal penghasilan," jelas mantan Kasubbag Hukum Setdakab Bangkalan itu.

Joko memaparkan, faktor ekonomi yang mendominasi dasar gugatan cerai, salah satunya karena ASN tidak mengukur antara besaran gaji dan besaran beban pinjaman.

Kiper Teguh Amiruddin Diragukan Tampil pada Uji Coba Arema FC Melawan Semeru FC

"Ternyata gajinya habis, itu pemicunya dan berujung cekcok," paparnya.

Menurutnya, ketika kebutuhan atau gaya hidup ASN sudah beda, maka akan dituntut tambahan penghasilan yang berbed pula.

"Jadi kalau masalah ketercukupan itu relatif," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved