Nenek 87 Tahun Asal Sukun Malang Meninggal Dunia, Jatuh ke Sungai Saat ke Kamar Mandi

Nenek berusia 87 tahun meninggal dunia karena terperosok di dalam kamar mandi kemudian jatuh ke bantaran sungai yang berada tepat di belakang rumah.

Nenek 87 Tahun Asal Sukun Malang Meninggal Dunia, Jatuh ke Sungai Saat ke Kamar Mandi
ISTIMEWA
Petugas kepolisian saat melihat lokasi kejadian. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang nenek bernama Sateni meninggal dunia dengan cara mengenaskan.

Nenek berusia 87 tahun itu meninggal dunia karena terperosok di dalam kamar mandi kemudian jatuh ke bantaran sungai yang berada tepat di belakang rumahnya.

Sateni tinggal di Jalan Klayatan Gang I, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengatakan, kejadian mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

Penyidik Polresta Malang Kota akan Gelar Rekonstruksi Kasus Perundungan MS di SMPN 16 Malang

BREAKING NEWS: Polresta Malang Kota Tetapkan 2 Tersangka Kasus Perundungan Pada Siswa SMP Malang

Pemkot Surabaya Beri Bantuan pada Warga Korban Angin Kencang dan Hujan Deras

Siska Roudhotul Aini, Bonita Asal Porong Sekaligus Bidan, Selalu Sempatkan Waktu untuk Beri Dukungan

Kompetisi Kapal Api Persebaya 2020 - Indonesia Muda Kontra PSAL Duel di Laga Pembukaan

Satlantas Polresta Malang Kota Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas bagi Pelajar SDN Madyopuro I

"Saat itu anak korban mendengar suara gemuruh yang ada di belakang rumah. Dikiranya ada kejadian tanah longsor. Namun saat melihat ke lokasi asal suara, anak korban melihat ibunya sudah ada di bawah, di tepian sungai dengan posisi tubuh miring ke kanan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (11/2/2020).

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga langsung memanggil warga sekitar dan menghubungi polisi.

"Saat kita datang diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," tambahnya.

Dirinya menduga penyebab kejadian itu karena korban kurang berhati hati saat berada di kamar mandi.

"Sehingga korban terperosok kemudian terjatuh ke bantaran sungai yang ada di bawah kamar mandinya. Kamar mandi korban dan bantaran sungainya sendiri memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 5 meter," bebernya.

Namun, pihak keluarga meminta jenazah korban segera dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah ikhlas menerima kematian korban. Sehingga menolak adanya visum maupun otopsi dan meminta korban untuk segera dimakamkan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved