Pemkab Sampang Berharap Penangkapan Dua Penyebar Video Pria Telanjangi Wanita Madura Jadi Efek Jera

Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura berharap penangkapan pelaku penyebar video tidak senonoh menjadi efek jera dan pencerahan bagi masyarakat Sampang

TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA
Kedua pelaku saat diinterogasi oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura berharap penangkapan pelaku penyebar video tidak senonoh menjadi efek jera dan pencerahan bagi masyarakat Sampang.

Hal itu disampaikan oleh Akh Jamaludin selaku bagian Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sampang saat berada di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020).

Akh Jamaludin mengatakan, bahwa Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) isi pokonya adalah pemanfatan kemajuan teknologi untuk kemanfaatan, bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sehingga kalau kemajuan ITE dipergunakan untuk kemanfaatan bagi masyarakat, hal itu akan jauh dari pelanggaran Undang-undang ITE.

Penyebar Video Pria Telanjangi Wanita Madura Ditangkap Polisi Saat Bekerja di Konter Handphone

TERUNGKAP Penyebar Video Pria Telanjangi Wanita Madura, Pelaku Suruh Orang Gila Sebelum Beraksi

Kondisi Ibu & Putrinya Minum Racun Bareng di Tulungagung, Frustrasi Lihat Anak dengan Pria Misterius

Kedua pelaku saat diinterogasi oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020).
Kedua pelaku saat diinterogasi oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020). (TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA)

BREAKING NEWS: Permohonan Penangguhan Penahanan Zikria Penghina Risma Dikabulkan: Soal Tanda Tangan?

Harapan Zikria Dzatil Setelah Bebas dari Tahanan: Mau Bertemu Bunda Risma Secara Langsung

Dicecar 15 Pertanyaan dan Diperiksa Bawaslu Surabaya 1 Jam, Eri Cahyadi Akui Ditanya Soal Banner

"Mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini akan ada semacam pencerahan dan ada efek jera untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Sementara Kasatreskrim Polres Sampang, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Pilia menyampaikan, diatur di Undang-Undang ITE, siapa saja yang dengan sengaja mentransfer, mendistribusikan, atau membuat video dalam media elektronik yang berisi perbuatan asusila akan mendapatkan hukuman maksimal enam tahun atau denda maksimal 1 miliar.

Menurut AKP Riki Donaire Pilia, teknologi dapat diibaratkan pedang, terdapat satu bagian tumpulnya satu bagian tajamnya yang berati bisa melukai

Sehingga, teknologi jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi sebuah kemajuan bagi masyarakat Sampang.

"Jadi saya imbau siapun orangnya walaupun sekedar menanyakan video yang tersebar di media sosial itu sudah masuk unsur mendistribusikan dan itu melanggar," tuturnya.

Akh Jamaludin selaku bagian Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sampang saat berada di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020).
Akh Jamaludin selaku bagian Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sampang saat berada di Mapolres Sampang, Senin (17/2/2020). (TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA)

FAKTA TERBARU Korban Perundungan Siswa SMPN 16 Pulang ke Rumah Asalnya di Arjosari Malang

Polresta Malang Kota akan Lakukan Olah TKP di Lokasi Perundungan MS, SMPN 16 Kota Malang

Terbongkarnya Sindikat Pemalsuan Dokumen Kependudukan di Srengat Blitar Berawal dari KTP Ganda

Maka dari itu, pihaknya meminta kepada masyarakat Sampang yang masih menyimpan video tidak senonoh yang sempat geger di Sampang agar tidak membagikan.

Pasalnya, itu termasuk pelanggaran yang ada di peraturan Undang-Undang ITE.

"Jadi lebih baik mulai dari sekarang, bagi yang memiliki video tersebut agar segera dihapus," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved