KPK Geledah Rumah Kontraktor Tulungagung
KPK Segel Flashdisk Saat Geledah Rumah Kontraktor Ari Kusumawati di Tulungagung
Personil dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai melakukan penggeledahan di rumah Ari Kusumawati (38) pada, Rabu (18/2/2020).
Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
Namun setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK menangkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta rekanan proyek, Ari Kusumawati jadi jarang pulang.
Bisanya tetangga melihat Ari Kusumawati hanya satu atau dua hari di rumah, kemudian pergi lagi.
Sebelumnya, Ari sempat menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi Kepala Dinas PUPR kala itu, Sutrisno dan bupati Syahri Mulyo.
Namun setelah dua terdakwa itu diputus, Ari jarang terlihat di rumah.
• Sakit Hati Tahu Pacar Sering Digoda, Wanita Asal Malang Ajak Teman-temannya Rampok Motor & HP Korban
• Tergiur Harga Motor Rp 1 Juta, Penadah Motor Curian Asal Sampang Diringkus Polisi
• Sengaja Konsumsi Sabu-Sabu Sebelum Kerja Buat Tambah Stamina, Tukang Bengkel Ini Dikeler Polisi
“Pokoknya setelah sering jadi saksi itu dia kemudian menghilang dan jarang pulang,” ujar seorang tetangga.
Penggeledahan rumah Ari ini diduga terkait korupsi mantan ketua DPRD Tulungagung 2014-2019, Supriyono.
Saat ini Supriyono bertatus tersangka dan dalam penahanan KPK.
Pada Senin (17/2/2020) tim KPK menggeledah kantor DPRD Tulungagung.
Keesokan harinya, Selasa (18/2/2019) rumah mantan wakil ketua selama Supriyono menjabat juga digeledah, yaitu Imam Kambali, Adib Makarim dan Agus Budiarto.
Selain itu tim KPK juga menggeledah rumah Suharminto, adik kandung Supriyono yang juga anggota DPRD Tulungagung.
Penulis: David Yohanes
Editor: Elma Gloria Stevani