Penerapan Tilang Elektronik di Surabaya

Pengamat Transportasi & Tata Kota dari ITS: E-Tilang Diterapkan di Surabaya, Pengendara Lebih Tertib

Pengamat Tata Kota dan Transportasi dari ITS, Putu Rudy Setiawan Ir. M.Sc mengapresiasi sikap Pemerintah Kota Surabaya dalam menertibkan lalu lintas.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Pengamat Tata Kota dan Transportasi dari ITS, Putu Rudy Setiawan Ir. M.Sc. saat ditemui dikantornya, Sabtu (22/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak diterapkannya E-Tilang di Kota Surabaya pada 16 Januari 2020 kemarin, tampaknya cukup efektif dalam meningkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Hal itu juga dibenarkan oleh Pengamat Tata Kota dan Transportasi dari ITS, Putu Rudy Setiawan Ir. M.Sc.

Pengamat Tata Kota dan Transportasi dari ITS, Putu Rudy Setiawan Ir. M.Sc mengapresiasi sikap Pemerintah Kota Surabaya dalam menertibkan lalu lintas di Kota Surabaya untuk meningkatkan rasa aman di Jalan melalui E-Tilang.

"Pertama saya ingin mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkot Surabaya dalam menertibkan lalu lintas Kota Surabaya serta meningkatkan rasa aman di Jalan dengan adanya E-Tilang yang sudah berlaku sebulan," kata Putu Rudy Setiawan kepada TribunJatim.com saat ditemui di kantornya, Sabtu (22/2/2020).

UPDATE Dugaan Pembunuhan Bocah SD di Bawah Jembatan Mojokerto, Polisi Periksa 10 Saksi

Sambil Menangis! Susilo Bambang Yudhoyono Ungkap Alasan Bangun Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan

Dua Gadis Surabaya Ditabrak Isuzu Panther, Satu di Antaranya Patah Tulang, Pengemudi Masih Diperiksa

Niat Hindari Jalan Berlubang di Jalur Pantura Tuban, Pengendara Motor Tewas Tersenggol Truk Tronton

Survei Alvara, Popularitas dan Elektabilitas Ahmad Muhdlor Ali Tinggi, Bambang Haryo:Tak Terpengaruh

Survei ITS, Whisnu Sakti Punya Popularitas dan Elektabilitas Tertinggi: Turun ke Bawah Menyapa Warga

Putu Rudy Setiawan mengatakan, jika setelah E-Tilang itu sudah aktif selama sebulan dan didapati banyak pengendara yang masih melanggar berarti bukan karena apa yang dilakukan Pemkot Surabaya tidak efektif.

Namun, perilaku sang pelanggar lah yang memang hobi melanggar tata terlib lalu lintas .

"Saya bisa katakan E-Tilang yang diterapkan Surabaya ini efektif karena bisa dilihat, kan tidak semua lampu merah yang ada di Jalanan Surabaya camera nya sudah termasuk E-Tilang, namun warga pun tetap mematuhinya, hal ini berarti masyarkat Surabaya sudah banyak yang mengetahui bahwa di Surabaya suda ada E-Tilang, alhasil ada rasa takut dalam diri mereka, maka meski tidak mengetahui lampu merah mana yang sudah termasuk E-Tilang, mereka pun tetap patuh berlalu lintas" jelasnya.

Sebagaimana yang telah kita ketahui, ada sekitar 31 kamera yang terhubung dengan Polda Jatim dalam penerapan tilang elektronik tersebut dan didapati pelanggar lalu lintas sebanyak 6.035 orang.

Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Pembunuhan Janda Kaya Pemilik Rumah Kos di Tulungagung

Momen Risma Nobar Film Kisah Persahabatan Pendiri Muhammadiyah dan NU, Ini Pesan Sang Wali Kota

Sebulan Beroperasi, Pelanggar E-Tilang Capai 2.000 Lebih Orang, Paling Banyak Pengendara Roda Empat

Pemkot Surabaya mengatakan jika ada 6.035 orang melakukan pelanggaran lalu lintas di Surabaya setelah E-Tilang sudah aktif sebulan, berarti memang 6.035 orang melakukan pelanggaran lalu lintas di Surabaya itu perilakunya suka melanggaran aturan.

"Saya bisa katakan E-Tilang ini sudah cukup baik dan jika masih ada yang melanggar berarti ya orangnya yang terbiasa melanggar aturan, karena sebelum mengaktifkan aturan E-Tilang ini sendiri, saya lihat Pemkot Surabaya sudah banyak melakukan sosialisasi akan hal itu, bahkan setelah E-Tilang yang aktif punya umur sebulan ini juga masih banyak media yang mengupdate beritanya, artinya informasi dan sosialisasi perihal E-Tilang ini sudah cukup luas, maka jika ada yang melanggar berarti orangnya yang memang punya perilaku suka melanggar," kata Putu dengan rinci.

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved