Pajak Hotel & Restoran 'Zero' 6 Bulan ke Depan Gegara Virus Corona, Pemkot Batu Mulai Buat Prediksi

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso instruksikan bawahannya memprediksi dampak virus Corona terhadap penghasilan hotel dan restoran di Kota Batu.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso memberikan keterangan terkait dampak pembebasan pajak hotel dan restoran di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU –  Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menerangkan bahwa Pemkot Batu menargetkan pendapatan pajak hotel pada 2020 ini sebanyak Rp 39 M dan pajak restoran Rp 20 M.

Dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat yang meniadakan pajak dari hotel dan restoran selama enam bulan, Punjul mengatakan telah menginstruksikan bawahannya untuk memprediksi penghasilan hotel dan restoran di Kota Batu.

Hal itu perlu dilakukan agar nanti bisa dilaporkan ke Pemerintah Pusat sehingga uang pengganti sesuai.

Mantan TKW Blitar Berubah Drastis Pasca Nikahi Bule, Sifat Suami ke Mertua Terungkap ke Publik

Tulisan Siswi Bunuh Bocah 6 Tahun My Dad is My Crush, Benci & Cinta, Mungkinkah Naksir Ayahnya?

Di sisi lain, Punjul memahami kebijakkan Pemerintah Pusat terkait pembebasan pajak tersebut.

Menurutnya, dapak Covid-19 atau virus Corona telah menjadi perhatian internasional, termasuk Indonesia sendiri.

“Sampai dengan tanggal 5 Maret 2019, pajak hotel terhitung Rp 9,3 M dan pajak restoran Rp 4,5 M. Nah, ini kan nantinya zero selama enam bulan ke depan, pada bagian keuangan di dinas pendapatan untuk mencatat prediksi sejak Maret hingga enam bulan ke depan. Segera dilaporkan agar nanti kami mendapatkan ganti dari pusat,” ujar Punjul, Selasa (10/3/2020).

Wisatawan Takut Bepergian Gegara Virus Corona, Pariwisata di Kota Malang Jadi Lesu

Jatim Alami Inflasi pada Februari Kemarin, Dampak Kenaikan Harga Makanan-Minuman dan Tembakau

Pada 2019 lalu, lebih dari tujuh juta wisatawan datang ke Kota Batu. Hotel dan restoran menjadi salah satu andalan Pemkot Batu untuk mengisi kantong Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara pajak hiburan dari target Rp 39.9 M, terealisasi Rp 8.2 M.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi menyambut baik kebijakan pemerintah pusat untuk membebaskan pajak hotel dan restoran. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat banyak membantu pelaku usaha wisata, terutama hotel dan restoran.

“Kami bersyukur ketika pemerintah pusat menggulirkan kebijakan yang rencananya akan terbit bulan ini. Sangat membantu, walaupun belum menutup semuanya,” katanya.

Hotman Paris Ditantang Nikita Mirzani Jatuh Miskin, Tanggalkan Jas Mewah, Cuci Piring & Ngepel

Direktur PT Selecta itu mengatakan Kota Batu mengalami dampak tidak langsung perihal virus Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved