Praktik Penggandaan Uang di Pasuruan

Pengakuan Pria Pandaan Gandakan Uang, Ditanya Malah Jawabannya Berbelit, 'Saya Hanya Bisa Memijat'

Pria Pandaan yang menggandakan uang berkedok pengobatan alternatif ketika ditanya memberikan jawaban berbelit.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Eka Surya Darma (baju biru) warga Dusun Sukorejo, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan masih bersikukuh tidak bersalah dalam kasus penggandaan uang berkedok pengobatan alternatif. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Eka Surya Darma (EDS) warga Dusun Sukorejo, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan masih bersikukuh tidak bersalah dalam kasus penggandaan uang berkedok pengobatan alternatif.

Dari awal, EDS mengaku sudah menyampaikan dirinya tidak bisa menggandakan uang ataupun emas.

“Saya sudah sampaikan ke dia (korban) kalau saya hanya bisa memijat saja, pengobatan alternatif. Tapi , dia yang memaksa saya untuk membantunya menggandakan uang itu,” kata EDS saat rilis.

Pria Pandaan Gandakan Uang Berkedok Pengobatan Alternatif, Tak Tahunya Sehari-hari Dikenal Jual Nasi

Dia menyampaikan, sebenarnya yang bersangkutan tidak ingin menggandakan emas dan uangnya.

Kata dia, yang bersangkutan hanya ingin sakti saja dan dia meminta bantuannya untuk mewujudkannya.

Penjual nasi kuning ini menyebut, korban ini memiliki guru spiritual.

Pinkan Mambo Dulu Terkenal Jadi Penyanyi, Kini Tukang Cuci Baju & Urus 7 Anak: Daripada Aku Nganggur

Siasat Pria Pandaan Gandakan Uang Kelabuhi Korban, Suruh Siapkan 3 Elemen Buat Ritual ke Bunda Ratu

Dan guru spiritualnya ini yang membimbingnya untuk bisa mewujudkan itu semua, termasuk menyarankan untuk menyiapkan tiga elemen itu.

“Semuanya yang bawa dia. Bukan saya, ritual juga di rumah dia. Saya tidak membawa uangnya sedikitpun. Semuanya dimasukkan ke dalam kardus dan dibuat ritual, kalau berubah berarti bukan saya, itu sudah dibawa sama bunda ratu,” tambah dia.

Menurut dia, sebenarnya ini bisa terlaksana, namun ada ketentuan yang dilanggar.

Pria Pandaan Gandakan Uang, Fakta Barang Bukti Sitaan Polisi Mencengangkan, Ada Lukisan Bunda Ratu

Harusnya belum boleh dibuka, tapi sudah dibuka.

Jawaban tersangka ini sangat berbelit dan berubah-ubah. Tidak konsisten.

Namun, dalam penyelidikan kepolisian, dia diduga kuat menipu korbannya.

Kronologi Terbongkarnya Praktik Pria Pandaan Gandakan Uang-Emas di Pasuruan, Berawal Aduan Korban

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved