Virus Corona di Jawa Timur

Antisipasi Virus Corona, Pemkab Nganjuk Terapkan Waktu Kerja Sistem Shift Bagi ASN Mulai Besok

Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Nganjuk, Jatim mulai 26 Maret 2020 akan bekerja menggunakan sistem shift.

Antisipasi Virus Corona, Pemkab Nganjuk Terapkan Waktu Kerja Sistem Shift Bagi ASN Mulai Besok
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat tanda tangani prasasti peresmian Command Center Pemkab Nganjuk didampingi Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Nganjuk, Jawa Timur mulai 26 Maret 2020 akan bekerja menggunakan sistem shift.

Hal itu dimaksudkan untuk sosial distancing dalam mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, dengan dilakukanya sistem shift hari kerja maka ASN di lingkup Pemkab Nganjuk dapat bekerja efektif tanpa harus melakukan kontak fisik atau bertemu dengan banyak orang. Dan itu sekaligus untuk mengkondisikan para ASN agar lebih mampu mengamankan diri dari virus corona yang penyebaranya cukup cepat saat ini.

"Dengan begitu, otomatis ASN juga sekaligus bisa mengamankan keluarga atau masyarakat dilingkunganya masing-masing dari penyebaran virus corona," kata Novi Rahman Hidhayat, Rabu (25/3/2020).

Ditambahkan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Nganjuk, Asti Widyartini, berdasar surat edaran Bupati Nganjuk nomor  061.2/878/1411.032/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemkab Nganjuk dan rakor Forkopimda disebutkan beberapa pengaturan waktu kerja.

Yakni untuk ASN yang mendapat giliran kerja di kantor dengan waktu presensi pagi pukul 07,00 WIB sampai pukul 07.30 WIB. Untuk giliran kerja Sore dengan presensi pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Dan untuk hari Jumat presensi waktu sore pukul 14.39 WIB hingga pukul 15.30 WIB.

"Pengaturan waktu presensi bagi ASN dalam rangka kewaspadaan virus corona tersebut berlaku mulai besok," kata Asti Widyartini.

Untuk jadwal ASN giliran masuk kantor dan bekerja dari rumah, menurut Asti Widyartini, akan ditetapkan oleh masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD/Kepala Dinas). Dan untuk ASN yang mendapat giliran kerja dari rumah sementara dibebaskan dari melakukan presensi elektronik di kantor OPD.

Menantu Dokter Bambang Sutrisna Soroti Kasus Bawa Pulang Jenazah Pasien PDP Corona: Kok Kesal Ya

Masker Langka di Surabaya, UMKM Kartini Muda Dolly Fashion Siap Produksi 1000 Masker Per 2 Hari

Tergiur dengan Uang Rp 20 Ribu, Pria Surabaya Rela Jual Sabu di Warkop, Nasibnya di Tangan Polisi

Akan tetapi, ungkap Asti, untuk pencatatan kehadiran kerja bagi ASN yang mendapat giliran kerja dari rumah dilakukan melalui presensi kerja dari rumah yang ada pada sistem presensi elektronik yang dijalankan oleh Admin OPD.

"ASN wajib melapor kehadiran kerja dari rumah melalui telepun atau whatsApp (WA) kepada Kepala OPD atau pejabat yang ditunjuk di masing-masing OPD untuk dicatat telah hadir kerja. Dari catatan lapora ASN yang kerja dari rumah tersebut oleh masing-masing admin OPD akan dimasukkan dalam input kehadiran dalam sistem presensi elektronik," ucap Asti Widyartini.

Untuk itu, tambah Asti, ASN diharap bisa mengikuti kebijakan dari Bupati Nganjuk yang mengatur sistem Kerja ASN dalam rangka antisipasi penyebaran virus Corona.

"Dan kami berharap semua ASN dapat menjalankan pengaturan waktu kerja sehingga bisa terhindar dari penyebaran virus corona. Dan kami ingatkan untuk ASN Pemkab Nganjuk agar menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah terkena virus corona," tutur Asti Widyartini. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

 

--

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved